Tips Merawat Mobil untuk Non-Profesional

Memiliki mobil merupakan dambaan setiap orang. Selain untuk kendaraan pribadi, mobil juga dijadikan sebagai gaya hidup yang harus dipenuhi. Maka dari itu, jika kamu mempunyai sebuah mobil harus dijaga dan dirawat sebaik mungkin karena tidak semua orang dapat memilikinya.

Hal penting untuk pengguna mobil yang perlu dilakukan adalah merawat dengan baik dan benar, dari segi luar mobil maupun dalam. Dengan perawatan yang baik dan benar, mobil mu akan terlihat kinclong dari luar dan mesin mobil juga akan awet.

Lalu, bagaimana cara merawat mobil yang baik dan benar? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Hindari mencuci mobil dengan deterjen

Sebagian orang mencuci mobil mereka dengan deterjen yang bukan diperuntungkan untuk mobil. Menggunakan deterjen untuk mencuci mobil dapat merusak body mobil karena deterjen mengandung bulir-bulir kasar yang dapat menggores body mobil.

Selain itu, dterjen juga mengandung bahan kimia yang tidak diperuntungkan untuk mobil. Sebaiknya kamu mencucikan mobil mu dengan shampoo kusus pencuci mobil agar lebih aman dan dapat membuat mobil mu menjadi bersih serta menjaga warna cat body mobil mu.

Memilih bahan bakar yang tepat

Kamu harus mengerti setiap mobil memiliki spesifikasi mesin yang berbeda sehingga harus menggunakan bahan bakar yang tepat. Pilihan bahan bakar yang tepat akan mempengaruhi kerja suatu mesin jadi lebih baik. Bahan bakar yang salah, kotor, dan tidak siisi di tempat resmi akan membuat mesin mobil tidak terawatt dan menimbulkan kerusakan.

Rutin mengganti oli mobil mu

Selain bahan bakar, oli/pelumas mobil juga harus diperhtaikan dan diganti secara teratur. Kamu perlu mengganti oli secara teratur dengan menjadwalkan kapan harus mengganti oli. Rata-rata proses ganti oli mobil bisa dilakukan 5.000 kam sampai 7.500 km jarak tempuh mobil serta dilakukan di tempat yang resmi dan profesional.

Air radiator

Salah satu perawatan mobil yang lain yaitu, mengganti air radiator karena iar radiator dapat menunjang performa dari mobil. Kamu  harus rutin mengganti air radiator dengan tepat dan menggunakan air radiator bersih dan bebas kotor. Kamu juga bisa menyediakan stok air radiator pada garasi dengan membelinya di tempat yang resmi dan sesuai dengan mobil mu.

Perhatikan transmisi mobil

Kamu harus memperhatikan mana transmisi mobil yang tepat agar bisa mahir mengendarai mobil dan tidak merusak secara tidak langsung.

Perawatan rutin

Jika kamu sudah biasa merawat mobil dengan servis berkala, kamu juga harus rajin untuk menjaga kendaraan agar tetap awet.

Anda mungkin mempunyai mobil yang dikendarai secara khusus saat keadaan tertentu, seperti ke acara pernikahan bersama keluarga, off-road, dan lain-lain. Perlu diketahui, ketika Anda memiliki mobil jarang dipakai, anda perlu merawatnya sama dengan Anda merawat mobil yang digunakan sehari-hari karena digunakan atau tidak, komponen mobil dan perintilannya akan kehilangan fungsinya meskipun mobil tersebut jarang dipakai.

Maka dari itu, Anda perlu memperhatikan kondisi mobil tersebut sama dengan mobil yang Anda pakai sehari-hari. Lalu bagaimana caranya agar mobil Anda yang dipakai hanya untuk kondisi-kondisi tertentu tetap terjaga dan terawat? Ada 6 tips sebagai cara merawat mobil yang jarang dipakai.

  1. Bersihkan Mobil

Hal utama yang bisa Anda lakukan untuk merawat mobil jarang dipakai adalah dengan membersihkan mobil baik bagian dalam maupun luarnya. Gunanya, untuk menjaga mobil dari serangga dan tikus yang berkemungkinan merusak spare-part mobil karena kekotoran yang menarik perhatian mereka. Debu-debu juga mampu membuat mobil berkarat, sehingga komponen mesin mobil bisa terkena kerusakan akibat mobil jarang dibersihkan.

  1. Nyalakan / Panaskan Mobil

Memanaskan atau Menyalakan mobil jarang dipakai secara berkala memiliki banyak manfaat yang baik. Ketika mobil dinyalakan dan Anda membiarkan mobil tersebut menyala selama beberapa waktu, terjadi sirkulasi di dalam mesin mobil sehingga menjaga cairan-cairan menggumpal di dalam mesin. Selain itu, hal ini juga bertujuan agar alternator bekerja optimal dalam pengisian aki sehingga komponen kelistrikan tidak tekor.

  1. Cabut Aki Untuk Menghindari Korosi

Mencabut Aki pada mobil jarang dipakai selain menjaga komponen kelistrikan tetap normal, juga menghindari korosi pada aki tersebut. Agar tetap terawat, sebaiknya sambungannya dilepas dulu dan disambungkan kembali ketika Anda akan menggunakan mobil tersebut.

  1. Tetap Lakukan Servis Mobil Sesuai Jadwal

Menaati kewajiban melakukan servis pada mobil jarang dipakai tentunya menjadi salah satu cara penting untuk menjaga mobil tetap dalam performa yang menawan. Saat melakukan servis rutin pada mobil-mobil yang kurang sering digunakan, sebaiknya meminta pihak bengkel untuk mengecek tekanan pada ban dan bagian bawah mobil dari kerusakan yang terjadi akibat jarang dipakai.

  1. Periksa Bagian Mesin

Ketika mobil sudah cukup lama tidak digunakan, sebelum dipakai berkendara sebaiknya Anda memeriksa mesin mobil Anda. Dimulai dari kondisi oli, air radiator, ruang mesin, dan kondisi aki. Ini adalah komponen-komponen penting yang perlu dicek secara berkala dan rutin.

  1. Tambahkan Carbon Eliminator Pada Tangki Bensin

Carbon Eliminator berfungsi untuk mengurangi kandungan karbon yang terdapat pada tangki bensin. Karbon yang terbakar secara alami terbakar di dalam tangki bensin bisa mengganggu performa mobil nantinya karena cukup mempengaruhi komponen mobil yang lain.

Selain menggunakan Carbon Eliminator, Anda juga bisa menggunakan Pertamax Turbo untuk meredakan karbon yang terbakar dalam tangki bensin. Kadar karbon pada Pertamax Turbo sangatlah rendah, sehingga selain menjaga tangki, juga membantu menjaga lingkungan dari emisi bahan bakar mobil.

Formula Ignition Boost yang terdapat pada Pertamax Turbo juga membuat mesin lebih responsif dan performa mobil menjadi sempurna. Anda juga bisa mencari tahu mengenai Pertamax Turbo secara lebih lengkap dan harga BBM terbaru melalui mypertamina.id atau dengan mengunduh aplikasi MyPertamina di smartphone Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.