Indonesia rutin melakukan impor barang dari Singapura, khususnya untuk barang elektronik, peralatan medis, dan produk farmasi. Tingginya jumlah impor barang dari Singapura ke Indonesia ini membuka kesempatan bisnis yang menjanjikan. Kendati demikian, ada hambatan impor barang dari Singapura yang perlu diwaspadai oleh pebisnis. Berikut cuplikan informasi lebih jelasnya dari Indoexim.id selaku jasa impor dari Singapura ke Indonesia. 

Indoexim.id sendiri merupakan jasa impor atau lebih tepatnya disebut sebagai jasa freight forwarder dari Singapura ke Indonesia. Tidak sebatas menangani pengiriman dari Singapura ke Indonesia saja, jasa freight forwarder juga mengurus seluk beluk impor dari Singapura. Seperti misalnya, memberikan panduan akan regulasi impor dari Singapura, mengurus dokumen impor, mengurus asuransi, hingga mengurus pajak impor. 

Dengan pengalaman pengiriman dari Singapura ke Indonesia bertahun-tahun, tim Indoexim.id menyampaikan beberapa hambatan impor barang dari Singapura. Pebisnis yang tertarik menjalani bisnis impor barang dari Singapura perlu mewaspadai hambatan-hambatan ini ketika ingin memulai bisnis barang impor Singapura. 

Adapun beberapa hambatan impor barang dari Singapura ke Indonesia yang dimaksud adalah sebagai berikut. 

  1. Persyaratan dokumen impor yang ketat 

Sistem perdagangan Singapura cukup ketat sehingga persyaratan dokumen impor yang diajukan biasanya cukup rumit. Pebisnis perlu memahami pengetahuan terkait beragam dokumen impor yang dibutuhkan. 

  1. Tarif pajak yang tinggi 

Beberapa produk impor dari Singapura ke Indonesia dikenakan tarif pajak yang tinggi sehingga harga akhir barang bisa menjadi lebih mahal dari yang seharusnya. 

  1. Biaya pengiriman yang tinggi

Jika tidak efisien dalam mengatur proses logistik, biaya kirim barang dari Singapura ke Indonesia bisa jadi cukup tinggi. Apalagi jika pengiriman dari Singapura ke Indonesia harus dilakukan secara cepat, biaya kirim dari Singapura jadi semakin meningkat. 

  1. Proses custom clearance yang panjang

Proses custom clearance kirim barang dari Singapura ke Indonesia juga bisa memakan waktu yang cukup panjang, bahkan bisa sampai berminggu-minggu. Untuk itu, pebisnis perlu memiliki wawasan kepabeanan yang mumpuni. 

  1. Pembatasan barang impor karena regulasi impor

Beberapa barang dibatasi impornya dari Singapura. Untuk itu, penting bagi pebisnis untuk mengetahui regulasi impor dari Singapura ke Indonesia. 

“Untuk mengatasi hambatan impor dari Singapura yang mungkin muncul, pebisnis perlu paham regulasi dan dokumen impor. Bisa juga pebisnis menggunakan jasa freight forwarder seperti perusahaan saya [Indoexim.id] yang selain bisa memberikan panduan regulasi dan dokumen impor, bisa juga mengurus efisiensi budget ongkos kirim dan mengurus hal-hal terkait pajak dan kepabeanan,” tutur Pak Agus dari tim Indoexim.id.

Jasa freight forwarder memang bisa dijadikan solusi alternatif dari hambatan impor barang dari Singapura. Meskipun begitu, pebisnis juga perlu cermat dalam memilih jasa forwarder karena banyak juga penipuan berkedok jasa freight forwarder. Tidak hanya tergiur oleh harga murah, pebisnis harus jeli menemukan jasa forwarder murah terpercaya. 

“Kita pakai Indoexim.id ya sebagai contoh jasa forwarder terpercaya. Pilih jasa freight forwarder yang jelas sudah punya track record pengalaman impor dari Singapura dan punya jaringan kurir global profesional seperti Indoexim.id,” terang Pak Agus memberikan contoh jasa freight forwarder yang terpercaya. 

Jika pebisnis barang impor Singapura tertarik untuk menggunakan jasa freight forwarder Indoexim.id, silakan kunjungi website Indoexim.id (https://indoexim.id/) atau akun Instagram dan TikTok @indoexim.id. Pebisnis juga bisa menghubungi tim Indoexim.id langsung melalui WhatsApp pada nomor kontak 0817-0000-688. 

KW: 

impor barang dari Singapura 

jasa freight forwarder 

jasa forwarder

Leave a Reply

Your email address will not be published.