Pengertian Deposito dan Apa Manfaatnya Bagi Investor Dengan Profil Resiko Rendah

 

Bagi para ibu rumah tangga, produk simpanan berupa deposito ini sering kali menjadi alternatif tabungan yang ideal. Karena deposito memiliki jangka waktu. Seperti halnya tabungan, hal yang sering menjadi pertimbangan untuk memilih deposito adalah bunga yang ditawarkan deposito lebih tinggi dari pada tabungan biasa. Akan tetapi, karena deposito ini memiliki jangka waktu simpanan, deposito hanya bisa diambil setelah jatuh jangka waktu yang ditetapkan.

Dan apabila dipaksa diambil sebelum waktunya, maka siap-siap kena denda penalti. Menariknya lagi, semakin besar dan semakin lama anda menyimpan dana dalam bentuk deposito, maka semakin besar pula bunya yang ditawarkan.

Baiklah, setelah Anda semuanya mengerti tentang apa yang saya maksudkan di atas, sekarang kita akan membahas tentang hal-hal prinsip yang terkait dengan kelebihan dan kekurangan deposito. Hal ini diperlukan untuk mengenali manfaat serta resiko yang mungkin terjadi ketika anda nanti sudah memutuskan untuk berinvestasi pada produk jenis ini.

Kelebihan dan Kekurangan Deposito

Jangka Waktu Simpanan

Seperti yang telah diuraikan di awal tadi, deposito memiliki jangka waktu simpanan. Dan simpanan tidak bisa diambil sebelum jangka waktu tersebut. Biasanya nasabah akan diberikan beberapa opsi untuk jangka waktu ini mulai dari 1, 3, 6, 12 atau 24 bulan. Mengenai jangka waktu ini sangat penting untuk diperhatikan karena ini akan menentukan bagaimana anda menggunakan simpanan tersebut.

Misalnya, ketika anda memfungsikan simpanan deposito ini sebagai dana darurat maka anda jangan memilih jangka waktu 24 bulan. Karena bila sewaktu-waktu anda membutuhkan akan sulit untuk mengambil simpanan tersebut (ada biaya penalti). Maka dari itu jika simpanan deposito ini anda fungsikan sebagai dana darurat, maka pilih jangka waktu yang paling pendek misalnya 1 bulan.

Deposito ini sangat cocok buat anda yang kesulitan untuk menabung. Dengan memanfaatkan deposito maka anda akan kesulitan jika ingin ‘boros’ karena ada aturan jangka waktu tersebut dan tidak bisa mengambil simpanan seenaknya.

Pencairan Dana

Berhubungan dengan jangka waktu seperti dijelaskan di atas, pencairan dana deposito tidak bisa sembarangan seperti tabungan. Setelah anda menentukan atas pilihan jangka waktu yang telah ditawarkan, maka pencairan dana deposito harus sesuai dengan jangka waktu tersebut.

Bunga Deposito

Di poin awal sudah dijelaskan bahwa bunga deposito relatif lebih tinggi dibanding tabungan. Hal tersebut sangat masuk akal karena adanya limitasi jangka waktu yang diberikan. Dan hal inilah yang dimaksudkan bahwa deposito merupakan produk investasi yang menguntungkan selain obligasi, saham dan emas.

Meskipun demikian, hal yang perlu diingat adalah suku bunga yang ditetapkan. Untuk itu bunga harus disesuaikan dengan kebijakan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pasalnya, besaran suku bunga tertentu ditetapkan dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan.

Risiko Rendah

Deposito dikatakan menjadi produk simpanan yang memiliki risiko rendah karena deposito memiliki jaminan LPS dengan syarat tertentu. Dan bank yang anda pilih merupakan bank yang tercatat sebagai anggota LPS. Jaminan dari LPS tersebut berlaku jika deposito yang dijaminkan kurang dari Rp. 2 miliar dan suku bunganya  maksimal 7,5%. Oleh karena itu, jika anda mempunyai deposito yang nilainya lebih dari Rp. 2 milliar atau bunyanya melewati prosentase maka LPS tidak bakal menjamin deposito anda.

-========

Peluang Berinvestasi di Deposito Masih Memiliki Peluang yang Bagus, Ini Faktanya

Setelah kurang lebih kita memahami apa itu deposito, selain berfungsi sebagai tabungan berjangka, maka kita akan mencoba menggali manfaat lain dari deposito yaitu sebagai salah satu produk investasi yang paling menguntungkan.  Mengutip pendapat dari PT Bursa Efek Indonesia, Selasa (5/5/2015), bahwa ternyata produk investasi berupa deposito memiliki rerata keuntungan yang relatif stabil dibanding produk lainnya seperti saham, emas dan obligasi pemerintah.

Bahkan sampai 20 April 2015 ini, produk deposito menduduki rerata keuntungan nomor dua terbesar setelah saham, yaitu dengan prosentase 7,21% dengan imbal hasil dari deposito adalah rata-rata bunga deposito 1 bulan. Artinya, peluang untuk berinvestasi berupa deposito masih memiliki peluang yang bagus dari tahun ke tahun.

Setoran Minimal

Pertama, kalau anda biasanya membuka rekening tabungan di sebuah bank, maka ada batas setoran minimal yang harus dibayar pertama kali. Begitu juga dengan deposito, ada setoran minimal yang harus dibayarkan. Perbedaan dengan tabungan biasa, deposito mensyaratkan setoran  minimal berkisar Rp. 5 juta. Akan tetapi setiap bank mempunyai kebijakan masing-masing.

Deposito Sebagai Jaminan

Mungkin untuk poin yang ini banyak orang yang belum mengetahui. Ya, deposito ternyata tergolong dalam salah satu aset yang bisa jadi jaminan untuk pinjaman ke bank. Namun, tidak semua bank mau dan bersedia menerima jaminan dalam bentuk deposito ini. Meskipun demikian, jaminan deposito ini  bisa menjadi alternatif jaminan selain aset yang biasa kita ketahui seperti tanah atau rumah.

Produk Kena Pajak

Deposito merupkan produk kena pajak. Jadi, keuntungan yang anda terima terlebih dahulu harus berurusan dengan potongan pajak yang besarnya sampai 20 persen.

Tetapkan Arah ber-Deposito

Selanjutnya, menentukan arah dan tujuan berdeposito merupakan langkah yang menentukan plus minusnya anda memilih deposito. Tadi sudah disinggung mengenai jangka waktu yang seharusnya dipilih sebagai salah satu langkah untuk menetapkan tujuan anda memilih deposito. Jika memang investasi adalah tujuan utamanya maka ada beberapa hal yang patut diperhatikan.

Selain memilih jangka waktu, tentukan jenis depositonya. Pertama ada jenis deposito berjangka, dan ini sangat sesuai untuk anda yang tidak ingin terjebak dalam suku bunga yang rendah. Kedua ada jenis deposito likuid / on call. Ini sangat cocok bagi anda yang mempunyai kekhawatiran bila sewaktu-waktu membutuhkan dana tersebut secara tiba-tiba. Setelah itu tinggal bandingkan suku bunga antar bank. Untuk lebih mudahnya sekarang ada banyak fasilitas online yang menyediakan hal ini.

–=======

Cara Mudah Menghitung Keuntungan Bunga Deposito

Setelah anda menemukan bank yang cocok untuk dipilih, segera lakukan simpanan dalam bentuk deposito. Ada baiknya jika anda mempunyai dana yang besar, pisahkan dana tersebut ke dalam beberapa produk deposito dengan jangka waktu yang berbeda-beda. Untuk anda yang masih bingung memilih bank mana yang harus dipilih, hal pokok yang harus diperhatikan adalah reputasi bank itu sendiri.

Satu hal lagi, yang perlu diingat adalah kebijakan dari LPS yang tidak menjamin simpanan di bank yang memberikan tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh LPS. Oleh karena itu, anda patut untuk waspada jika ada bank yang menawarkan tingkat suku bunga yang tinggi, karena biasanya bank tersebut tidak sehat. Sebaiknya pilih bank yang menawarkan tingkat suku bunga yang sama atau lebih rendah dari tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan.

Cara Menghitung Keuntungan Bunga Deposito

Sekarang tiba saatnya memasuki tahap hitung menghitung. Menghitung keuntungan pastinya. Mungkin diantara kalian masih ada yang belum mengerti bagaimana cara menghitung keuntungan dari deposito. Caranya mudah, dan bahkan lebih mudah dari cara menghitung bunga tabungan. Oke, langsung saja simak rumus berikut ini:

 

 

Keuntungan bunga deposito = suku bunga deposito X nominal uang yang ditanamkan X hari/365
Pajak deposito = Tarif pajak X bunga deposito
Pengembalian Deposito = Nominal Investasi + (Bunga deposito – Pajak)

 

Berikut contoh perhitungan dalam kasus nayata:

Contohnya Pak John ingin mendepositokan uangnya sebesar Rp 100 juta dengan jangka waktu 12 bulan dengan ketentuan bahwa bunga yang ditetapkan adalah 5% serta pajak sebesar 20%. Perhitungannya seperti ini:

Keuntungan bunga deposito = 5% X Rp 100 juta X 360 / 365 = Rp 4931506, 849
Pajak Deposito = 20% x Rp. 41.666,667 = Rp. 986301,369
Pendapatan bersih = Rp. 4.931.506, 849 – Rp. 986.301,369 = Rp. 3.945.205,48

Artinya, jika mendepositokan uang sebesar Rp 100 juta dengan bunga 5% dalam jangka waktu 12 bulan maka keuntungan yang diperoleh Pak John adalah Rp. 3.945.205,48.

Meskipun demikian, hal yang perlu dicatat, ada satu faktor penting lainnya yang menentukan keuntungan sebuah deposito, yaitu inflasi. Namun ada cara lain seperti yang telah dijelaskan diatas, yaitu membagi dana menjadi beberapa produk deposito dengan jangka waktu yang berbeda. Dengan strategi ini anda akan mendapatkan keuntungan lebih yaitu mendapatkan uang tunai dengan lebih cepat dan bebas penalty, karena berjangka panjang tingkat suku bunga relatif lebih baik, dan adanya kesempatan untuk mendapatkan tingkat suku bunga yang tinggi karena dianggap berinvestasi ulang.

—====

Tips Aman dan Mudah Membuat dan Menjaga Kode Pin ATM

Pada artikel sebelumnya anda banyak mendapatkan ulasan tentang teknik pencurian data pribadi melalui metode phising yang banyak terjadi di kartu kredit, pada kesempatan kali ini anda akan mendapatkan ulasan mengenai kartu debit ATM. Pembobolan kartu ATM relatif lebih sedikit dibandingkan dengan kartu kredit, namun jika ini terjadi maka resiko langsung dibebankan ke nasabah, lain hal nya jika kartu kredit, dimana pihak bank yang lebih banyak menanggung resiko kejahatan kartu tersebut.

Salah satu modus paling banyak terjadi penyebab kejahatan kartu ATM adalah pengelolaan PIN yang tidak tepat. Mulai dari kombinasi pin yang mudah ditebak, penyimpanan pin yang tidak ama dan beberapa kebiasaan lain yang menjadi penyebab kartu ATM anda mudah dibobol maling.

Mencari rejeki untuk ditabung, tidaklah mudah. Alangkah malangnya jika hanya karena tidak membuat pin atm secara hati-hati, saldo rekening seketika bisa amblas diraup orang lain. Pasalnya, kode rahasia atau pin ATM, sebetulnya sangat gampang ditebak; semudah menulis 1,2,3,4. Tidak percaya?

Metode Data Genetik untuk Analisa Kombinasi Pin yang tepat

Kombinasi PIN ATM menjadi sesuatu yang menarik untuk dianalisa. Bahkan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang data generik merilis temuan tentang kecenderungan orang membuat kombinasi pin dan menganalisa potensi resiko dan tingkat keamanan pin tersebut terkait  dengan sejumlah data pelanggaran keamanan terkait pencurian data. Kalau anda cermati, biasanya standar pin dibuat dalam bentuk data 4 digit pin. Dengan kombinasi 4 data digit ini ada 10.000 kemungkinan kombinasi angka 0 – 9. Berry menganalisa untuk menentukan kombinasi angka yang paling susah dan paling gampang ditebak.

Hasil temuan kombinasi kode pin berdasar analaisa data generik

Berdasarkan penelitian dan survey tentang kombinasi pin untuk ATM yang dilakukan oleh perusahaan tersebut ada temuan menarik yang perlu menjadi perhatian kita semua:

Seseorang yang menggunakan password 4 digit untuk sebuah akun online atau website, kemungkinan akan menggunakan kode yang sama untuk pin ATM bank mereka.

Sekitar 10,71% dari 3,4 juta password empat digit yang dianalisanya adalah: 1234. Password paling favorit di posisi kedua adalah 1111 (6%), diikuti 0000 (1,88%).

Hasil survey sebelumnya terdapat laporan daftar password yang paling sering digunakan dan ternyata: 123456 merupakan pilihan terbanyak pengguna di dunia.

Sekitar 26,83% password dapat ditebak dengan mencoba 20 kemungkinan saja. “Cukup mengejutkan, betapa mudahnya menebak password-password tersebut. (Penyebabnya) kita terkadang tidak mau bersusah payah untuk mengingat dan tidak ada yang berpikir bahwa (suatu saat) seseorang akan mencuri dompet kita.

Apa Resiko Menggunakan Kode Pin Populer untuk ATM Anda?

Mungkin seseorang berfikir bahwa saldo rekening mereka tidaklah banyak sehingga buat apa sih susah-susah membuat kombinasi pin yang justru akan membuat kita sering lupa dan malah merepotkan nantinya. Persepsi ini jelas kurang tepat dan membahayakan untuk sistem keamanan pribadi rekening kita. Persepsi keliru tersebut telah mendorong beberapa tindakan berikut ini:

Kode pin terpopuler: 1234 masih lebih popular diibanding gabungan keseluruhan 4.200 kode pin yang paling tidak popular. Sepertinya orang begitu malas untuk menciptakan kode rahasia. 28% memilih kode pin: 12345

Untuk kombinasi kode 7 angka, kode yang paling popular di posisi keempat adalah: 8675309

Ada kecenderungan orang menyukai penggunaan angka berpasangan untuk Pin: 4545, 1313 dll. Anehnya, mereka tidak menyukai penggunaan angka yang berjauhan. Kombinasi angka 45 dan 67 lebih sering digunakan dibanding 29 atau 37.

Temuan lainnya yang cukup mengejutkan adalah penggunaan PIN: 2580. Pin ini menempati posisi ke-22 sebagai PIN yang paling sering digunakan. Meski terkesan pin ini acak, jika Anda melihat tombol pesawat telepon atau tombol ATM, akan terlihat bahwa keempat angka ini membentuk pola garis lurus di deretan tengah. Suatu bukti lagi, betapa malasnya kita dalam menciptakan Pin yang tidak mudah ditebak.

Kesalahan Umum dan Mendasar yaitu Menggunakan Tanggal, Bulan dan Tahun sebagai PIN

Untuk menghindari lupa kode pin maka banyak diantara kita menggunakan tanggal atau huruf yang mudah untuk kita ingat. Sebenarnya hal tersebut memang dianjurkan namun yang menjadi masalah adalah kode tersebut sering disamakan dengan tanggal penting yang banyak juga diketahui oleh orang lain seperti tanggal bulan dan tahun kelahiran, tanggal pernikahan, dll. Padahal, bila menggunakan tahun, mulai dengan 19_ _ dapat membantu untuk mengingat kode rahasia kita, tetapi jelas sangat mudah ditebak.

Penggunaan kode pin dengan tanggal bulan lahir yang ada di tanda pengenal menjadi semakin berbahaya manakala terjadi suatu kesalahan yang fatal karena bila Anda kehilangan dompet, SIM dan KTP Anda juga ada di dalamnya. Jika seseorang menemukan dompet Anda, mereka dipastikan dapat juga dapat mengetahui tanggal lahir Anda. Bila ingin menggunakan tanggal lahir sebagai kode PIN, setidaknya anda mesti menggunakan tanggal lahir orang lain, misalnya orang tua Anda.

Kode PIN yang paling susah ditebak.

Untuk keamanan maksium sebaiknya pemilik akun menggunakan kombinasi pin yang susah utuk ditebak misalnya saja 8068. Berdasarkan survey lembaga analisa data generik diats kombinasi ini hanya muncul 25 kali dalam 3,4 juta data yang dianalisa. Mengapa angka ini tidak banyak digunakan? Menurut angka yang di acak dalam kombinasi sistem komputer, kombinasi ini tidak membentuk pola tertentu dan tidak menunjukkan tanggal, bulan maupun tahun kelahiran. Kemalasan atau sikap menggampangkan sesuatu memang terkadang bisa berakibat fatal.

Kesalahan Umum dalam Mengelola PIN

Kesalahan dalam mengelola seringkali tidak hanya diakibatkan oleh kombinasi pin yang mudah ditebak, namun juga diakibatkan oleh penyimpanan yang tidak tepat. Beberapa kesalahan yang sering terjadi misalnya:

Nasabah menuliskan PIN di kartu ATM-nya.

Nasabah menuliskan PIN di diary-nya.

Nasabah menyimpan nomor PIN di dompet uangnya.

Nasabah menyuruh orang untuk mengambilkan uangnya di ATM dengan memberi tahu nomor PIN-nya.

Nasabah menulis PIN dalam data ponsel.

Pemberitahuan PIN dari pihak bank tidak diteliti oleh Nasabah, di mana pemberitahuan itu sudah dibuka oleh orang dalam yang bekerja di bank.

Bagaimana dengan pengelolaan PIN ATM anda? Apakah anda sudah paham cara membuat dan mengamankan aset data penting tersebut? Uraian diatas bisa menjadi panduan anda untuk membantu keamanan dalam transaksi perbankan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *