Konsultan Digital Marketing Bersertifikat BNSP

Konsultan Digital Marketing Bersertifikat BNSP

Konsultan Digital Marketing Bersertifikat BNSP
Konsultan Digital Marketing Bersertifikat BNSP
Bismillah..Minggu depan saya melengkapi kompetensi bidang Digital Marketing dengan branding baru sebagai Konsultan Digital Marketing Bersertifikat BNSP.
Untuk mendapatkan pengakuan public akan branding tersebut, saya harus memenuhi 2 kriteria mendasar yaitu sertifikasi dan hasil karya. Sertifikasi jika tak ada aral melintang semoga bulan depan sudah bisa lulus kompeten. Bagaimana dengan hasil karya?
Hasil karya terbesar dari praktek digital marketing saya adalah istri saya sendiri. Dulu waktu belum popular dan sekompleks sekarang, prinsip dasar digital marketing sudah saya jalankan.
Tepatnya sebelum 2005 saya lebih banyak menjalankan pemasaran konvensional untuk diri saya sendiri dengan target untuk mendapatkan istri dokter. Kenapa target dokter, akan dibahas dalam seri digital marketing berikutnya.
Saya memasukkan target dokter, kampus ternama, ketertarikan fisik. Dalam beberapa praktek digital marketing, saya sebut saja kata kunci (keyword, kw) 1 (utama): dokter, kw 2 (turunan): kampus ternama, kw 3: ketertarikan fisik. Target berhasil tercapai namun tidak bertahan lama.
Hasil pemasaran konvensional dan sedikit digital membawa saya jadian dengan dokter dan kampus ternama, namun karena saya menempatkan kata kunci ketertarikan fisik di urutan kata kunci turunan, KW 3 maka hasilnya tidak tidak bertahan lama. Dan itu berulang, ganti sampai 3 kali.
Kelemahan pemasaran konvensional adalah tidak banyak pilihan metode untuk screening online, jadi harus tatap muka.
Padahal budget alokasi yang saya siapkan adalah 30% dari penghasilan bulanan. Bener-bener serius saya mengunci target agar berhasil.
Akhirnya sejak pertengahan 2006 saya mulai mengarah ke digital marketing. Waktu itu baru sebatas Social Media Marketing. Sebelum FB popular, friendster dan MIRC jadi primadona.
Urutan KW saya tidak berubah: KW 1: dokter, KW 2: kampus ternama, KW 3: ketertarikan fisik. Dan berhasil…Pemasaran digital memudahkan saya berinteraksi tanpa perlu tatap muka dalam tahap screening. Sampai akhirnya klop, jadian sesuai target tanpa perlu merubah urutan KW.
Setelah jadian, ternyata bukan dokter tapi perawat. Meleset di KW 1, tapi untuk KW 2 dan KW 3 tercapai. OK lanjut berjodoh. Pelajaran yang bisa dipetik bahwa Digital Marketing tidak bisa 100% tercapai.
Jadi, Anda butuh Konsultan Digital Marketing Bersertifikat BNSP demi kesuksesan mengunci target pasar yang diincar? Do not hesitate to contact me !

Leave a Reply

Your email address will not be published.