Digital Bank di tahun 2022

Kita sudah melihat di tahun 2021 banyak digital bank bermunculan di Indonesia. Selain digital bank, Indonesia juga punya neobank (mungkin singkatnya perbedaan keduanya adalah neobank tidak mempunyai cabang didunia nyata) yang juga bermunculan meramaikan persaingan.

Menurut data terakhir di OJK, ada 14 bank digital & neobank (7 sudah beroperasi dan 7 sedang dalam proses). Dan dibantu dengan kondisi pandemi juga meningkatnya literasi digital dari berbagai kalangan terutama anak muda, maka kehadiran digital bank (dan neobank) semakin menjadi penting.

Kemudahan menikmati layanan digital bank, yang didapatkan langsung dari genggaman (baca: smartphone) menjadikan pertumbuhan digital bank cukup pesat. Bahkan menurut App Annie, jumlah pengguna digital bank di Indonesia per Januari 2022 mencapai sekitar 5.8juta active users. Wow!

Kalau di tahun 2021 fokus dari bank adalah meluncurkan digital app dan berusaha mendapatkan user base yang tinggi (maka kita juga mendengar bahwa beberapa diantaranya menjanjikan bunga diluar yang dijamin oleh LPS) untuk keperluan funding (termasuk fee-based income), lalu what’s next? Tentunya harus mendapatkan income lain yang cukup significant, yaitu dari kegiatan lending.

Lalu, apa kunci memenangkan persaingan lending? Jawabannya: kolaborasi, baik dengan ecosystem maupun dengan perusahaan teknologi. Dalam hal teknologi, tentunya ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan cara kolaborasi, dengan perusahaan penyedia teknologi seperti credit scoring dsb.

Saat ini contohnya, credolab menyediakan teknologi embedded scoring, dimana scoring real-time langsung didapatkan dari smartphone nasabah melalui app digital bank, dan juga sudah berbasiskan SaaS (di cloud). Teknologi ini tidak memerlukan data historis, tidak memerlukan pembelian data pihak ketiga didalam scoring.

Sebuah solusi yang cepat dan tentu saja terpercaya. Bisa kita bayangkan kan, bila sebuah digital bank bersikukuh untuk membangun sendiri teknologi tersebut (dan teknologi2 lain seperti decisioning, LOS dsb) dari sisi biaya dan expertise akan lebih cepat bila memakai bantuan pihak ketiga.

Hanya digital bank yang jeli menggunakan teknologi dan menerapkannya secara tepat yang akan survive didalam persaingan ini. #embeddedscoring #embeddedfinance #digitalcreditscoring #credolab #digitalbanking #neobanks #creditscore

Leave a Reply

Your email address will not be published.