Category Archives: Contoh Artikel 900 Words

Ria Irawan: Kanker Bisa di Lawan dengan Membuat Sel-selnya Lapar dan Mati

 

Belum lama dunia hiburan Tanah Air kehilangan sosok Yana Zein akibat kanker yang diderita, kini giliran Julia Perez yang menyusul kepergian Yana akibat hal serupa. Kanker memang penyakit yang mengerikan dan mematikan. Namun, buk

Ria Irawan: Lawan Kanker dengan Cara Melaparkan Sel-selnya

Ria Irawan: Lawan Kanker dengan Cara Melaparkan Sel-selnya

an berarti penderitanya gak bisa melawan penyakit ini, Feedies. Ria Irawan, aktris senior yang juga menderita kanker dan teman dari Julia Perez, berbagi tips soal cara efektif melawan penyakit ini.

Jagat hiburan Indonesia kembali dirundung duka. Setelah aktris Yana Zein yang berpulang, kini giliran Yuli Rahmawati alias Julia Perez menyusul. Kedua bintang layar kaca ini meregang nyawa akibat penyakit kanker yang diderita. Bedanya, di penghujung usianya, Yana menderita kanker payudara, sementara Jupe, panggilan akrab Julia Perez, menderita kanker serviks.

Aktris kawakan Indonesia, yang juga teman dari Jupe dan tengah menderita kanker kelenjar getah bening, Ria Irawan, berbagi kisah soal penyakit ini, Feedies. Lewat status Facebook-nya yang diunggah dua tahun silam, Ria ngasihtahu cara efektif untuk melawan kanker. Ia menulis,

“Cara efektif untuk melawan kanker adalah dengan MELAPARKAN sel-sel kanker dengan cara tidak memberikan makanan yang dibutuhkan dengan berkali-kali.”

Ria mengatakan, untuk melaparkan sel-sel tersebut, penderita kanker harus mengetahui dulu apa yang menjadi makanan sel kanker. Berdasarkan postingan Facebook-nya tersebut, ini makanan yang boleh dan gak boleh dikonsumsi penderita kanker.

Gula

Ini adalah makanan sel kanker. Dengan mengurangi gula, berarti juga mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Ria menyebut, pengganti gula yang bukan dibuat dengan aspartam dan itu juga berbahaya. Pengganti yang lebih natural, kaya dia, yaitu madu manuka atau tetes, tapi dalam jumlah yang sedikit.

Garam meja yang berwarna putih dalam pembuatannya memiliki tambahan kimia juga. Alternatif yang lebih baik adalah aminos bragg atau garam laut.

Susu

Susu membuat tubuh memproduksi mucus, terutama di saluran gastro-usus. Sementara kanker makan pada lendir. Dengan mengurangi susu dan menggantinya dengan susu kedelai tawarm sel kanker akan kelaparan.

Daging Sapi dan Babi

Sel-sel kanker berkembang baik di lingkungan yang tinggi asam. Diet berbasi daging sangat tinggi kadar asamnya dan yang terbaik adalah dengan mengonsumsi ikan, sedikit ayam, dan kurangi makan daging sapi atau babi. Ia berkata, daging juga mengandung antibiotik ternak yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita kanker.

Terlebih, protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim pencernaan. Daging yang gak tercerna akan tersisa dalam usus dan membusuk. Ini menyebabkan penumpukan yang lebih beracun.

Sementara itu, dinding sel kanker memiliki penutup protein yang tangguh. Dengan menghindari makanan mengandung daging dapat membebaskan enzim untuk menyerang dinding protein sel kanker dan membiarkan pembunuh sel dalam tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Jus Sayur

Nah, ini yang dianjurkan, Feedies, yakni jus sayur segar. Diet yang 80 persen berbasis sayuran segar, jus, gandum pekat, kacang-kacangan, dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam lingkungan alkalin. Ria menyebut, sekitar 20 persen bisa diperoleh dari makanan matang termasuk kacang.

Ia melanjutkan, sayur segar menyediakan enzim hidup yang mudah diserap dan mencapai ke tingkat sel dalam waktu 15 menit untuk memelihara dan meningkatkan pertumbuhan sel sehat. Untuk memperoleh enzim hidup untuk membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah dua atau tiga kali sehari. Enzim rusak pada temperature 104 derajat Fahrenheit (40 derajat Celsius).

Kopi, Teh, dan Cokelat

Hindari kopi, teh, dan coklat karena mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau merupakan alternatif yang lebih baik dan memiliki sifat melawan kanker. Sementara untuk airnya, Ria menyarankan penggunaan air murni atau yag telah dirsaring untuk menghindari racun dan logam berat. Hindari juga air suling yang asam.

Beritahu saudara atau temanmu yang tengah berjuang melawan kanker untuk menghindari makanan di atas dan juga memperbanyak makan sayuran dan buah segar. Satu informasi dari kamu sangat berarti, lho.

 

Referensi: http://www.feedme.id

Mewaspadai Virus Informasi di Era Informasi

Salah satau dampak teknologi yang paling kita rasakan saat ini adalah mudahnya akses dan penyebaran informasi. Kemudahan akses tersebut bisa digunakan dalam banyak hal seperti berbisnis, berpolitik, personal branding dan lain sebagainya. Hal ini makin dipermudah dengan hadirnya sosial media seperti facebook, twitter, instagram dan sejenisnya seperti BBM WhatsApp yang bisa diakses melalui jand phone dan di lengkapi dengan fitur share untuk berbagi informasi. Resikonya juga sudah terlihat didepan mata, yaitu berita yang benar maupun berita palsu juga makin mudah tersebar. Prnsipnya di era banjir informasi ini, masyarakat jangan mudah percaya.

Setiap informasi yang tersebar melalui media online, sebaiknya masyarakat cek kebenarannya terlebih dahulu

Sikatp terbaik dalam menghadai era bebas informasi ini adalah selalu menjunjung sikap tidak cepat percaya atau tabayyun. Di era banjir informasi seringkali banyak kita jumpai informasi sampah atau hoax. Masyarakat harus pintar memilih dan memilah untuk dapat informasi yang benar karena banyak penyebar informasi sampah yang memiliki tujuan tidak baik.

Bagi masyarakat sendiri juga dihimbau agar tidak mudah menyebar informasi meski dari grup atau komunitas sendiri sebelum di cek kebenarannya. Banyak grup WA atau BBM yang sekarang ini share informasi dengan tambahan catatan sumber informasi dari grup sebelah. Tentu saja ini belum tentu akurat kecuali jika berasal dari link sumber media cetak, media elektronik, media online yang resmi terdaftar dan jelas siapa penanggungjawabnya.

Ingat, masyarakat harus paham bahwa menyebarkan berita yang tidak benar (berita hoax) bisa diancam dengan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman oidana sampai dengan 6 tahun penjara. Simak lebih lanjut ulasan detil UU ITE tersebut berikut ini:

Penyebar hoax bisa terancam Pidana 6 Tahun Penjara pada Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE

Era teknologi informasi yang serba mudah dalam mengakses berita sering membuat orang tanpa sadar ikut berbagi berita yang beum tentu benar. Jika berita bohing (hoax) tersebut membahayakan kepentingan publik, pembuat berita maupun penyebar berita bohong tersebut baik sadar atau sekedar ikut-ikutan bisa terancam pidana.

Ancaman penyebar berita hoax tersebut adalah pidana penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar. Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE menyebutkan bahwa, “Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.”

Beberapa hal yang perlu diwaspadai masyarakat adalah:

  • Banyak pesan pendek (SMS), maupun e-mail hoax yang berseliweran dan belum tentu benar infromasinya
  • Banyak yang ikut mem-forward, disadari atau tidak, juga bisa kena karena dianggap turut mendistribusikan kabar bohong.
  • Masyarakat jika mendapat pesan berantai yang hoax, agar tidak sembarangan menyebarkannya Idealnya, masyarakat melaporkan saja infromasi tersebut kepada polisi karena pesan hoax sudah masuk delik hukum.

Laporan masyarakat terkait berita yang perlu di cek kebenarannya akan diproses oleh pihak kepolisian, baru kemudian polisi bisa melakukan penyidikan dengan bekerja sama bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan segenap operator telekomunikasi.

Ingat, Bahaya Hoax Mengincar Kita di Era Informasi Ini

Hoax atau berita palsu di era teknologi informasi ini makin cepet tersebar dan ada kecenderungan orang sudah tidak peduli apakah berita yang dia terima benar atau tidak. Begitu langsung terima secepat itu juga di share ke publik. Hoax ini makin banyak dan mudah tersebar melalui SMS dan email, kini mulai berpindah ke pesan aplikasi chatting seperti WhatsApp atau BBM (BlackBerry Messenger).

Makin heboh dan menimbulkan ketakutan akan berita yang disebar, maka tujuan pembuat berita hoax makin tercapai. Perlu dikethu bahwa hoax membahayakan kondisi sosial di era teknologi ini dengan berbagai dampak seperti berikut ini:

Hoax mengurangi produktivitas dan efisiensi

Coba Anda perhatikan lingkungan atau grup WA dan BBM yang Anda ikuti. Berapa banyak waktu tersita akibat mereka begitu ramai menanggapi berita hoax ang belum tentu benar. Setidaknya menurut riset, setiap pekerja menghabiskan waktu 10 detik per hari untuk membaca email atau pesan hoax. Jika berlanjut tentu kerugian semakin bertambah.

Hoax merupakan bagian dari penipuan publik dan merusak karakter target yang diincar

Tak jarang penebar berita hoax mengirimkan berita palsu untuk tujuan meipu atau kegiatan ilegal lainnya. Dalam dunia politik, seringkali juga ditemukan tujuan berita bohong adalah untuk menyerang lawan politik untuk merusak karakter mereka.

Hoax mengincari kepanikan publik

Pembuat berita palsu paling puasa jika berita palsu yang mereka buat bisa menimbulkan kepanikan publik. Tak jarang, untuk menghentikan kepanikan, biasanya media massa atau media online harus membantu masyarakat dan mengklarifikasi bila kabar-kabar yang tersebar di meida online tersebut hanyalah hoax.

Generasi Millenial Paling Rentan dengan Bahaya Hoax

Generasi millenial yang lahir pada era tahun 1980-an hingga 2000-an—merupakan generasi yang erat kaitannya dengan dunia digital sejak mereka masih kecil. Generasi ini tentu saja dinilai paling rentan akan bahaya berita bohong atau hoax tersebut.

Indonesia harusnya bisa semakin maju dan produktif karena menikmati ‘bonus’ demografi di 2030 nanti, sehingga jangan sampai justru malah diisi oleh orang-orang yang tidak cerdas dalam bermedia sosial. Perlu sosialisasi akan bahaya dari penyebaran berita hoax itu sendiri kepada genarasi ini.

Beberapa hal yang perlu ditekankan dalam setiap komunitas anti hoax adalah hal berikut ini:

  • Perlunya Code of Conduct, semacam aturan berkomunikasi dengan cerdas di media sosial, selain itu ada pula gerakan literasi media ke masyarakat, roadshow ke institusi pendidikan, seperti kampus, sekolah pesantren, ormas, ulama dan pemuka agama, budayawan dan banyak lagi.
  • Perlu makin digencarkan kampanye Masyarakat Indonesia Anti-Hoax adalah gerakan yang mengajak seluruh masyarakat agar peduli memerangi penyebaran informasi hoax di media sosial.
  • Gerakan Masyarakat Indonesia Anti-Hoax ini juga telah dibentuk di kota-kota lain. Cara kerjanya akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah tersebut.

Dukung Menkominfo dalam Menertibkan Media Online Tak Jelas

Awal mula hoax adalh adanya sumber berita onlien yang tidak terkontrol. Oleh karena itu perlu kiranya kita dukung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang bekerja sama dengan Dewan Pers menertibkan media-media online yang tidak memiliki identitas jelas.

Dukungan tersebut bisa dalam bentuk bekerja sama untuk menanggulangi penyebaran berita hoax dan menyesatkan publik yang disebarkan oleh media-media ‘abal-abal’ tersebut. Berikut ini data yang pernah tercatat di Kemenkomnfo terkait bahaya medio online dan hoax yang tidak jelas tersebut:

  • Berdasarkan data Dewan Pers ada 40.000 yang mengklaim diri media online, tapi yang sudah terverifikasi oleh Dewan Pers sebagai media yang sebenarnya tak lebih dari 300. Ciri dari media tidak jelas itu salah satunya adalah ketidakjelasan nama dan identitas jajaran redaksi.
  • Belakangan ini Kominfo telah memblokir 11 situs lagi yang dianggap melemparkan provokasi berbau SARA.
  • Dari data yang diterima, sekitar 90 persen atau 767.888 situs pornografi juga sudah diblokir oleh Kominfo sepanjang tahun 2016. Kominfo juga sudah memblokir konten perjudian sebanyak 3.755 situs.

Hadang Cybercrime, Kemenkominfo Bekerjasama dengan Penggiat Informasi Teknologi

Melihat potensi ancaman kejahatan di dunia maya yang semakin meningkat, maka Kementerian Komunikasi dan Informatika semakin giat bekerja sama dengan komunitas penggiat teknologi informasi untuk menghadapi cybercrime, salah satunya melalui konferensi internasional bertajuk ‘Indonesia Information Security Forum (IIS). Acara ini jadi bentuk concern pemerintah untuk mewaspadai potensi ancaman keamanan informasi di era digital.

Tujuan mengadakan kerjasama dengan komunitas penggiat teknologi informasi tersebut adalah:

  • Berbagi informasi perkembangan soal keamanan informasi saat ini.
  • Menggalang komitmen secara konkret bagi penguatan upaya menghadapi beragam ancaman cybercrime.
  • Perkembangan penggunaan internet saat ini meningkat pesat yang di antaranya ditandai dengan berbagai pembangunan infrastruktur dan konten IT sehingga perlu kerjasama yang baik untuk mengatasi resiko yang siap mengancam di era teknologi tersebut.
  • Gangguan keamanan informasi tersebut bisa saja meliputi spoofing, spamming, sniffer, cracker, hacker, cyber terorist, serbuan virus dan sebagainya.

Kesimpulan

Kemajuan teknologi memang telah mengubah peradaban manusia, salah satunya dalam hal berbagi informasi. Banyak peluang baru di berbagai bidang terbuka dengan adanya teknologi ini, namun tak jarang juga resiko yang siap mengancam kita. Salah satunya terkait penyebaran berita bohong atau hoax.

Masyarakat harus paham bahwa kemudahan berbagi berita ada aturan main yang harus dipenuhi. UU ITE telah mengatur ancaman pidana bagi pelaku yang membuat berita bohong maupun pihak yang ikut menyebarkannya baik sengaja atau tidak. Pemerintah telah berupaya kuat menanggulangi masalah ini dengan berbagai cara, masyarakat harus mendukung upaya tersebut agar berhasil.

 

Cara Mudah Cek Berita Palsu (Hoax), Cara Melaporkan dan Etika Menggunakan Teknologi Informasi

Era teknomogi informasi memberi kemudahan bagi setiap orang untuk berbagi informasi secara cepat dan seolah tanpa sensor. Idealnya di era banjir informasi ini dalam berbagi informasi dan menjalani pergaulan di dunia maya berbasis internet juga ada etika, baik dalam menggunakan hardware maupun sofware.

Beberapa contoh masalah etika dan moral yang sering muncul dengan adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dan perlu diwaspadai adalah sebagai berikut :

  • Cracker yaitu pihak yang tidak mencari keuntungan dengan menyerobot masuk ke dalam sistem komputer dan merusak sistemnya dengan tujuan utama untuk mendapatkan keuntungan.
  • Penyalahgunaan internet dengan cara penyebaran informasi yang mengundang banyak implmentasi buruk kepada para pengguna internet terutama di kalangan remaja untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
  • Membuat dan menyebarkan virus yang dapat merusak sistem, data, perisian, dan melumpuhkan rangkaian komputer.
  • Pelanggaran hak cipta dari sebuah dokumen dengan memuat sebagian isi atau keseluruhan isi atau kekseluruhan dari suatu dokumen denga tidak benar, melanggar UU Hak Cipta dan ijin pihak pemiliknya.
  • Pembajakan software dan memperjual belikan software-software ilegal

Di jaman teknologi canggih berbasis internet ini, berbagai macam informasi dapat kamu temukan dengan mudah, termasuk penyebaran berita bohong (hoax). Bahkan banjir hoax ini paling deras mengincar situs sosial media paling populer Facebook.

Jangan Mudah Share Berita yang Diterima, Ikuti Cara Cek Berita Hoax atau Tidak Berikut ini

Banyak tujuan pembuat berita palsu menyebarkan isu tak benar di era digital ini misalnya saja untuk menghasut atau memprovokasi orang lain. Tak jarang juga yang bermotif ekonomi untuk mengejar keuntungan dengan menarik sebanyak-banyaknya pembaca untuk melakukan klik atau share berita yang dia buat.

Perlu diingat bahwa di Indonesia, sudah ada undang-undang yang khusus mengatur penyebaran informasi dan transaksi elektronik disertai dengan ancaman pidana bisa sampai 6 tahun penjara baik pembuat berita maupun orang yang ikut serta menyebarkannya. Oleh karena itu, Anda perlu paham cara cek sebuah berita yang Anda terima tersebut palsu atau bukan. Cara mudahnya seperti ulasan berikut ini:

  1. Cek Judul Berita, Apakah Provokatif dan Terkesan Bombastis?

Jika judul berita ada unsur provokatif dan bombastis untuk menarik minat publik coba cari berita itu dengan menggunakan mesin pencari Google untuk memastikan apakah berita tersebut pernah diterbitkan situs berita lain. Jika tidak berarti kemungkinan besar hoax.

  1. Cek URL Situs Web dan umur website

Sumber berita yang akuran selalu berasal dari situs yang punya reputasi bagus. Cek profil sumber berita termasuk jajaran pimpinan situs online tersebut. Umur situs juga penting. Situs yang punya reputasi bagus biasanya sudah berdiri diatas 5 tahun. Cara ceknya bisa lihat di whois.com. Masukkan nama situs di kolom search maka akan muncul data situs tersebut, termasuk kapan didirikan.

  1. Cek Foto, apakah buram, kabur, terlalu kecil atau ada indikasi palsu yang lain

Berita hoax biasanya ditandai dengan mengedit foto untuk memprovokasi pembaca.  Cara cek tidak terlalu susah yaitu download atau screenshot foto di artikel itu. Lalu, buka Google Images di browser dan seret (drag) foto itu ke kolom pencarian Google Images. Periksa hasilnya untuk mengetahui sumber dan caption asli dari foto tersebut.

  1. Jangan Asal Share! Pelajari lebih dulu sebelum share

Biasanya berita hoax dibuat dengan rapi agar terlihat asli dengan beragam kepentingan di baliknya, baik motif ekonomi atau politik seperti misalnya untuk menjatuhkan ataupun mendukung sosok tertentu. Maka dari itu, jangan asal share ya.

Cek berita tersebut di mesin pencari seperti Google, apakah ditulis oleh situs berita lain dan pastikan situs tersebut terpercaya.

  1. Jika Beritanya Meragukan dan Provokatif segera Laporkan!

Ada banyak cara melaporkan berita hoax, mulai dari lapor ke situs yang digunakan untuk posting berita tersebut misalnya facebook atau bisa juga lapor ke polisi jika ada indikasi pidana yang membahayakan.

Cara melaporkan berita hoax dibawah ini bisa Anda pelajari lebih lanjut untuk dipraktekkan.

Cara Melaporkan Berita HOAX di Dunia Maya

Berita hoax biasanya berawal dari media sosial dan kemudian berlanjut ke grup WhatsApp atau BBM. Salah satu medsos yang kena imbas beredarnya berita hoax tersebut adalah Facebook. Oleh karena itu, Anda harus paham bagaimana cara melaporkan berita hoax tersebut seperti ulasan berikut ini:

Cara Mudah Melaporkan Berita Hoax di Facebook

Jika Anda enemukan berita yang menurut anda adalah palsu atau hoax, Anda bisa bisa klik tanda panah ke bawah yang ada di sebelah kanan pojok suatu posting-an dan selanjutnya ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Pilih Report Post.Pilih jawaban yang menurut kamu benar, di sini Jaka menyarankan kamu memilih I think it shouldn’t be on Facebook.
  • Kemudian dari beragam pertanyaan, kamu bisa memilih It’s a false news story untuk melaporkan berita hoax.
  • Langkah berikutnya jika Anda ingin menyingkirkan semuanya, kamu bisa pilih Block.

Cara Mudah Melaporkan Berita Hoax di Google

Selain Facebook, Mesin pencari Google juga bisa digunakan sebagai media untuk memblokir berita hoax dengan cara di bawah ini:

  • Scroll hingga ke laman paling bawah, kemudian klik Send Feedback.
  • Kemudian, kamu langsung ditampilkan opsi untuk menyampaikan pendapatmu terhadap hasil pencarian tersebut. Misalkan, kamu tulis saja “I think one of the result is fake, and that’s a fake site too. So, the story is definitely untrue.” Tapi kalau kamu punya pendapat lain silakan saja. Jangan lupa sertakan screenshot juga ya dan klik SEND.

Cara Mudah Melaporkan Berita Hoax di Twitter

Twitter juga menjadi media favorit untuk sharing informasi sekaligus media yang diincar untuk berbagi berita palsu. Jika Anda menemukan berita hoax maka bisa mengikuti langkah berikut ini untuk melaporkannya:

  • Pilih opsi tiga titik dan pilih Report Tweet.
  • Pilih It’s spam.
  • Kemudian, pilih Block.

Dengan mengikuti cara melaporkan berita hoax di dunia maya dan media sosial seperti Facebook serta Twitter diatas, maka Anda ikut berperan aktif menjaga etika dalam bersosialisasi di era teknologi digital ini.

Jangan Asal Share! Ini Deretan Pasal yang Mengancam Penyebar Berita Palsu

Mengantisipasi makin maraknya penyebaran berita palsu, Kepolisian Republik Indonesia juga makin gencar sosialisasi ancaman pidana bagi pelakunya. Salah satu pasal yang bisa digunakan untuk menjerat penyebar hoax di media sosial atau internet dengan pasal 28 ayat 1 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang berbunyi: ” Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik,”

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA),” bunyi ayat 2 pasal 28 UU ITE.

Ini ancaman pidananya:

Pasal 45 atau 2 UU ITE berbunyi “setiap orang yang memenuhi unsur yang dimaksud dalam pasal 28 ayat 1 atau ayat 2 maka dipidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar. “

Selain pasal 28 tersebut,  penyebar hoax juga bisa dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dalam UU tersebut, ada dua pasal yang bisa menjerat penyebar hoax yaitu pasal 14 dan pasal 15.

Pasal 14

(1) Barangsiapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.

(2) Barangsiapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, sedangkan la patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun.

Pasal 15:

Barangsiapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian akan atau sudah dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi, tingginya dua tahun.

Awas, Asal Share Berita Hoax Bisa Dipidana, Ini Cara Deteksinya dengan Turn Back Hoax

Maraknya lalu lintas infromasi melalui media sosial maupun grup BBM dan WhatsApp telah menimbulkan masalah baru terkait makin banyak pula berita bohong yang ikut terkirim yang bisa meresahkan masyarakat. Walaupun Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mengatur masyarakat untuk tidak menyebar berita bohong (hoax), namun, faktanya hal ini belum membuat penyebar berita palsu ketakutan. Salah satu buktinya adalah penyebaran hoax masih merajalela di internet dan banyak di media sosial.

Generasi milenial paling rentan terkena dampak berita hoax ini karena memang sejak lahir generasi yang lahir mulai tahun 1994 ini sudah akrab dengan teknologi digita dan smartphone. Jika sebelumnya publik sempat ramai dengan banyaknya ujaran kebencian di media sosial akibat berita hoax, sekarang kamu bisa berpartisipasi untuk melaporkan berita palsu melalui aplikasi Turn Back Hoax. Penasaran kan sama cara kerja aplikasi yang dapat mendeteksi berita hoax ini? Mari kita simak cara deteksi dan instal aplikasi Turn Back Hoax berikut ini.

Begini Cara Mudah Mendeteksi Berita Hoax di Internet dengan Turn Back Hoax

Layaknya sebuah forum, Turn Back Hoax merupakan aplikasi yang berisikan database berbagai informasi hoax dari artikel yang dimuat di sebuat situs, pesan berantai, maupun foto hasil kiriman dari masyarakat. Aplikasi ini diprakarsai oleh sembilan relawan yang diharapkan membuat masyarakat semakin peduli dan ikut berpartisipasi aktif didalam forum ini.

Turn Back Hoax mengharapkan sepenuhnya pada masyarakat untuk berpartisipasi melaporkan semua informasi yang banyak bertebaran di internet dan media sosial ke aplikasi ini sehingga bisa menjadi forum yang punya kredibilitas tinggi untuk dijadikan rujukan sebuah berita hoax atau tidak. Laporan mengenai semua dugaan hoax itu akan dikumpulkan dan bisa dilihat di situs beralamat : data.turnbackhoax.id

Cara Instal dan penggunaan Aplikasi Turn Back Hoax

Cara install dan penggunaan aplikasi turn back hoax bisa dilihat secara lengkap pada link berikut ini:

https://docs.google.com/document/d/1h-gfPlTyq5EMI64Q8fKY5VZtLS5bW3rJGWBEGDDhXyA/edit

Turn back hoax itu sendiri adalah aplikasi berbasis  crowdsourcing yang sengaja dirancang untuk mengumpulkan atau mencari Informasi Fitnah atau hoax yang beredar luas di Internet dengan tujuan sebagai berikut:

  • Memudahkan masyarakat untuk cek sebuah informasi hoax atau tidak.
  • Ikut menyeleksi berita hoax agar tidak tersebar di masyarakata
  • Mengajak masyarakat untuk peduli dan semakin selektif terhadap informasi yang banyak beredar di dunia maya

Oleh karena itu jika kalian menemui berita hoax, jangan mudah terpancing dulu ataupun mengambil tindakan sendiri yang mana mungkin akan sia-sia seperti meng-share berita tersebut dan memberi komentar yang tidak perlu karena memang belum tentu benar beritaya. Komentar berita hoax hanya akan menambah korban pembaca lain yang nantinya juga ikut terpancing dengan berita Hoax tersebut. Dan apabila Anda menemui berita tersebut sebaiknya Anda melaporkannya ke Turn Back Hoax.

Kelebihan dan Kelemahan Aplikasi Turn Back Hoax

Aplikasi turn back hoax membantu kalian untuk menyeleksi berita palsu atau tidak yang beredar di masyarakat. Pada menu utama aplikasi Turn Back Hoax, kamu bisa mengetahui informasi hoax terbaru dan populer yang beredar di Indonesia, beserta fakta sebenarnya terkait artikel, foto, atau pesan berantai dengan membuka setiap postingan yang ada.

Bahkan saat ini aplikasi tersebut tidak hanya dapat diakses melalui aplikasi Android, namun juga bisa dikases melalui Google Chrome dimana sudah terpasang ekstensi yang akan tersambung dengan Google Image untuk mengetahui kebenaran sebuah foto. Disini, pengguna akan mengetahui pengunggah pertama foto dan informasi yang sebenarnya pada foto.

Jika kalian menemukan indikasi penanda hoax atau fakta pada setiap postingan, kalian tetap perlu untuk melakukan pengecekan secara detail mengingat aplikasi Turn Back Hoax dapat diakses semua orang.

Kelbiahn lain dari apliksi turn back hoax ini adalah informasi yang tersimpan pada database lebih relevan karena Turn Back Hoax dilengkapi sistem untuk mendeteksi pengguna yang login memakai akun palsu. Jika kedapatan login dengan akun palsu, maka pengguna akan masuk dalam daftar blacklist.

Sayangnya aplikasi Turn Back Hoax ini masih memiliki database yang terbatas oleh karena itu sebaiknya setiap orang tetap ikut berpartisipasi untuk melaporkan berita hoax melalui website dan aplikasi Android.

Selain aplikasi turn back hoax, bagi kalian yang menemukan indikasi berita hoax di facebook dan ingin melaporkannya maka facebook juga telah menyediakan fasilitas laporan yaitu dengan mengklik menu dan memilih opsi Forum Anti Fitnah. Kalian bisa melaporkan berita palsu dengan login menggunakan akun Facebook yang sudah terhubung dengan Facebook Grop Forum Anti Fitnah, Hasut dan Hoax (FAFHH). Tahap berikutnya pelapor akan diminta men jelaskan kronologi hoax sembari menyertakan fakta dan bukti screenshot yang relevan.

Tak Ada Salahnya Belajar Cara Pemerintah Jerman mengatasi Hoax di Medsos Berikut ini

Jerma sebagai salah satu negara maju di dunia ternyata juga sempat dipusingkan dengan maraknya penyebaran berta hoax melalui internet. Namun kini pemerintah Jerman tengah berupaya meredam segala informasi dan berita bohong atau hoax yang tersebar di media sosial (medsos) dengan 3 cara berikut ini:

  • Melibatkan perusahaan media sosial dalam menghapus konten negatif
  • Penerapan denda bagi perusahaan
  • Menyiapkan literasi tentang penggunaan media sosial.

Sebagai jalan pintas dan praktis, keterlibatan perusahaan media sosial dalam melakukan pengawasan sangat penting dan mendesak. Perlu adanya kerjasama dengan perusahaan platform seperti Google, Facebook, Twitter, atau Youtube untuk menghentikan iklan untuk portal-portal yang menebar fitnah.

Hal ini bisa dilakukan dengan cara menyiapkan setiap perwakilan perusahaan media sosial bergabung bersama pemerintah dalam satu satgas. Pemerintah berhak meminta media sosial menghapus semua konten bohong yang muncul dalam 24 jam. Mereka juga harus mau menarik informasi fitnah yang disebarkan oleh akun yang menyebar informasi bohong, jika tidak dilakukan pemerintah akan mendenda mereka, tentunya dengan denda yang cukup besar.

Pemerintah Jerman juga tak segan-segan menjatuhkan denda bagi perusahaan yang membiarkan konten negatif terus muncul tanpa filter. Denda yang diterapkan di Jerman bahkan mencapai € 500 ribu. Dan pada akhirnya kementerian komunikasi dan informatika harus menyiapkan fungsi literasi tentang media sosial. Literasi ini harus mulai dijalankan melalui berbagai pendidikan. Apalagi anak muda generasi milenial paling rentan manghadapi ancaman hoax ini.

Jangan Asal Share Berita Hoax, Ini Ancaman Pidananya!

Ketentuan mengenai bahaya dan ancaman pidana penyebaran berita hoax telah diatur dalam pasal 28 ayat 1 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang berbunyi: ” Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik,”

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA),” bunyi ayat 2 pasal 28 UU ITE.

 

Jangan Asal Share Berita Hoax, Ini ancaman pidananya:

Pasal 45 atau 2 UU ITE berbunyi “setiap orang yang memenuhi unsur yang dimaksud dalam pasal 28 ayat 1 atau ayat 2 maka dipidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar. “

Selain pasal 28 tersebut,  penyebar hoax juga bisa dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dalam UU tersebut, ada dua pasal yang bisa menjerat penyebar hoax yaitu pasal 14 dan pasal 15.

 

Mengenal Macam – Macam Kredit Konsumsi dan Kredit Usaha

Menagenal Macam - Macam Kredit Konsumsi dan Kredit Usaha

Menagenal Macam – Macam Kredit Konsumsi dan Kredit Usaha

Sesuai dengan fungsinya, bank menjadi media penghubung antara orang yang punya modal agar menyimpannya kedalam bentuk produk tabungan dan menyalurkannya kepada nasabah yang membutuhkan dalam bentuk pinjaman atau kredit. Ketatnyya persaingan bank dalam memenangkan hati pelanggan membuat produk bank sangat bervariasi, baik jenis maupun manfaat yang ditawarkan.

Khusus produk pinjaman atau kredit, Anda tidak perlu bingung karena secara umum produk kredit perbankan dibagi menjadi dua yaitu kredit konsumtif dan kredit usaha. Keduanya punya karakteristik dan tujuan yang berbeda. Kredit konsumtif untuk melayani kebutuhan nasabah akan barang konsumtif sedangkan kedit usaha untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan barang produktif yang digunakan untuk mengembangkan usaha mereka.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada uraian berikut ini:

Jenis Kredit Konsumsi serta Karakteristiknya

Tujuan kredit konsumsi lebih banyak ke individu. Karena sifatnya konsumtif maka proses persetujuan kredit lebih banyak ke arah karakter calon debitur dan kapasitas atau kemampuan bayar. Salah satu proses yang dilalui saat pengajuan kredit adalah “BI checking” yatu mencari data Informasi Debitur Individual (IDI) historis di Biro Informasi Kredit Bank Indonesia. Jenis Kredit Konsumsi yang paling umum ditawarkan adalah Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan non-KPR.

1. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Karakteristiknya

Harga properti seperti rumah yang cenderung selalu naik dan sangat mahal membuat pembelian rumah saat ini hampir pasti menggunakan skema KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Hanya dengan membayar uang muka 20% dari harga rumah, sudah memungkinkan masyarakat untuk memiliki tempat tinggal walaupun belum memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah ataupun apartemen secara tunai.

Skema KPR ini memiliki karakteristis sebagai berikut:

  • Angsuran KPR bisa menggunakan model kalkulasi bunga kredit flat, efektif, maupun anuitas dan dibayarkan setiap bulan.
  • Masa kredit KPR biasanya berkisar antara 10-20 tahun dengan sistem pembayaran cicilan bulanan secara otomatis dari rekening (autodebet) maupun secara manual.
  • Banyak orang menggunakan skema KPR ini sebagai bagian dari investasi

Harga rumah yang kian tak terjangkau membuat pemerintah perlu memberikan subsidi agar terjangkau. Rumah subsidi ditujukan untuk memberikan angsuran lebih murah akibat suku bunga yang diturunkan dengan kompensasi dari subsidi pemerintah tersebut.

2. Kredit Konsumtif Non-KPR dan Karakteristiknya

Kredit konsumtif non-KPR ditujukan pada individual untuk memenuhi keinginan mereka akan gaya hidup modern atau setidaknya pembelian barang-barang konsumsi selain rumah untuk menunjang aktivitas sehari-hari mereka, seperti kredit motor, kredit pembelian gadget, dan lain sebagainya.

Kredit konsumtif non KPR ini memiliki karakteristisk sebagai berikut:

  • Masa kredit non-KPR umumnya pendek, berkisar mulai dari beberapa bulan saja hingga sekitar 2 tahunan.
  • Persyaratan kredit konsumsi non-KPR relatif lebih mudah dibanding kredit KPR maupun kredit usaha. Praktis dan cepat menjadi daya tarik produk ini dimana pengajuan dan persetujuan kredit bisa hanya memakan waktu dalam beberapa hari saja.
  • Suku bunga kredit bisa fixed maupun floating, dengan rancangan besar uang muka dan cicilan bulanan sudah ditentukan dimuka.

Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan Karakteristiknya

Selain kebutuhan akan barang yang bisa dilayani oleh produk Kredit KPR dan non-KPR, Kredit Konsumsi juga tersedia dalam bentuk Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan dana tunai yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

Karakteristik produk KTA dan kartu kredit ini sebagai berikut:

  • Pinjaman KTA maupun Kartu Kredit diberikan dengan batas maksimum (limit) dan bunga tertentu. Tdak ada syarat khusus penggunaan dana, dimana nasabah bebas menggunakan dana sesuai limitnya baik untuk kepentingan konsumtif maupun produktif.
  • Persetujuan untuk Kartu Kredit dan KTA relatif lebih cepat ketimbang persetujuan bagi kredit usaha.

Jenis Kredit Usaha serta Karakteristiknya

Kredit usaha ditujukan untuk membantu pengusaha atau enterpreneur yang membutuhkan dana segar untuk mengembangkan bisnis (ekspansi) ataupun menunjang kegiatan operasional perusahaan.

Dalam perkembangannya, produk kredit usaha ini dikelompokkan menjadi dua  yaitu Kredit Modal Kerja atau Kredit Investasi. Perbedaan keduanya terletak pada tujuan penggunaan dana serta masa angsuran yang akan dipilih, dimana Kredit Modal Kerja ditujukan guna meningkatkan produksi dalam operasional bisnis dan biasanya maksimal masa kredit 2-3 tahun, sedangkan Kredit Investasi lebih diarahkan untuk pengadaan barang modal jangka panjang dalam ekspansi tersebut dan bisa mengambil masa kredti sampai dengan 5 tahun.

Karakteristik kredit usaha sebagai berikut:

  • Kredit Usaha sangat bervariasi baik dalam hal besar pinjaman maupun lama cicilan. Besaran pinjaman bisa sekecil 5 juta Rupiah untuk segmen pengusaha mikro, sampai dengan milyaran rupiah.
  • Pengajuan kredit nasabah dikelompokkan berdasarkan skala usahanya, dan kemudian bank akan menentukan apakah akan masuk golongan mikro, ritel, atau korporasi.
  • Kredit mikro umumnya diambil oleh mereka yang membutuhkan modal kecil seperti petani dan pedagang pasar dengan pinjaman mulai dari 5 juta-25 juta serta syarat kredit yang sangat mudah.
  • Kredit ritel setingkat diatas kredit mikro, dan umumnya diambil oleh pengusaha UMKM. Sedangkan kredit korporasi diperuntukkan bagi perusahaan berskala besar dengan plafond pinjaman biasanya muali dari 25 juta-2 milyar.
  • Kebijakan suku bunga untuk masing-masing kelompok berbeda tergantung kebijakan bank, demikian pula mengenai persyaratan agunan yang dibutuhkan sebagai penjamin pinjaman. Makin besar skala usaha makin kompleks syarat yang dibutuhkan.

 

Proses Analisa Kredit

Analisa kredit usaha untuk sebuah perusahaan cukup lengkap dan komplit mencakup prinsip 5 C (Character, Capital, Capacity, Condition, Collateral) pengelola serta kinerja keuangan perusahaan. Reputasi dan riwayat kredit sebelumnya sangat berpengaruh terhadap proses persetujuan kredit dimana jika sebuah usaha pernah menerima kredit dari suatu bank dan ternyata bisa lancar membayar cicilan, maka kemungkinannya untuk mendapatkan kredit lagi di kemudian hari cukup tinggi, begitupun sebaliknya.

Gunakan dana pinjaman sesuai dengan tujuan awalnya, kunci mendasar angsuran lancar sampai lunas

Kunci sukses mengambil kredit baik konsumtif maupun produktif sampai dengan pemabayaran lunas adalah menggunakan dana tersebut sesuai dengan tujuan awal pengajuan kredit. Jangan tergoda untuk menggunakan dana diluar tujuan tersebut karen berpotensi membuat Anda kesulitan membayar cicilan di kemudian hari.