Pemerintah mencoba mulai menertibkan peredaran smartphone untuk menghindari jual beli ponsel yang ilegal. Caranya dengan melakukan pemblokiran ponsel pasar gelap sesuai dafra nomor IMEI ponsel. Bagaimana caranya? Semua ponsel perlu mendaftarkan IMEI-nya di Kemenperin, jika tidak maka akan diblokir jaringan selulernya. Dampaknya pengguna tidak dapat melakukan komunikasi.

Tahukan kalian cara daftar IMEI agar tidak terblokir? Pahai lebih dulu apa itu IMEI, cara cek, daftar dan sebagainya. Agar kalian terhindar dari proses yang dianggap ilegal.

Apa itu IMEI?

IMEI kependekan dari International Mobile Equipment Identity. IMEI adalah nomor identitas khusus untuk masing-masing perangkat. IMEI ini dikeluarkan oleh asosiasi GSM untuk mengidentifikasi setiap ponsel agar mudah dalam proses pelacakan peredaran atau sirkulasi ponsel tersebut. IMEI terdiri dari 15 digit kombinasi angka untuk membedakan ponsel satu dengan lainnya berdasarkan asal HP, manufaktur, hingga nomor model dari HP.

Oleh karena itu, nomor IMEI bisa digunakan untuk melacak dan memblokir smartphone kamu, serta mengecek keaslian smartphone yang kamu beli.

Bagaimana Cara Cek IMEI Ponsel ?

Pertama kali pahami cara cek IMEI ponsel. Cukup mudah cara ceknya dengan melihat di balik casing ponsel atau slot kartu SIM di ponsel lama. Anda bisa juga temukan IMEI dengan menggunakan kode *#06# lalu tekan dial untuk melihat IMEI di layar.

Bagi pengguna Android juga mudah untuk ceknya dengan cara melihat boks ponsel, menekan *#06#, atau masuk ke menu Setting >> About Phone.

Ketemu kan? Selanjutnya masuk ke laman cek IMEI Kemenperin di imei.kemenperin.go.id dan input nomor IMEI ke kolom pencarian IMEI. Hasil cek ke sistem akan menunjukkan apakah IMEI HP telah terdaftar atau belum di database Kementerian Perindustrian. Jika belum terdaftar segera lakukan pendaftaran IMEI HP.

Cara Daftar IMEI

Sekarang kita mulai masuk ke cara daftar IMEI ponsel. Acuannya adalah Peraturan Menteri Keuangan mengenai Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut. Menurut PMA ini, kita hanya diijinkan membeli ponsel maksimal dua (2) unit dari luar negeri dengan maksimal harga tidak boleh lebih dari 500 dolar AS (setara dengan Rp7,5 juta).

Jika ketahuan bawa lebih dari 2 unit maka akan disita kelebihannya dan jika ada kelebihan nilai maka akan dikenakan biaya PPN 10 persen dan PPH 7,5 persen dari harga.

Bagi yang pake jasa kurir, maka proses registrasi IMEI dijalankan perusahaan jasa kiriman melalui Bea Cukai. Bagi WNA ada perbedaan proses. Turis asing yang menggunakan kartu SIM asing tidak perlu melakukan registrasi untuk kemudahan wisatawan tersebut.

Misalnya saja Anda menggunakan kartu SIM Indonesia, maka bisa daftar di gerai operator seluler untuk mendapatkan akses 90 hari.

Cara Mudah Daftar IMEI Lewat Mobile Bea Cukai

Di Indonesia daftar IMEI mudah dilakukan melalui kantor Bea Cukai atau secara online. Silahkan masuk ke website resmi bea cukai atau bis ajuga lewat aplikasi Mobile Bea Cukai. Proses daftar masuk ke www.beacukai.go.id/register-imei.html.

Ingin lebih praktis dan simpel? Yuk, gunakan aplikasi Mobile Bea Cukai dengan cara berikut ini :

  1. Download dan masuk ke Aplikasi Mobile Bea Cukai

Lakukan proses tersebut setelah selesai catat nomor IMEI ponsel yang kamu cek tadi.

  1. Input Data Personal

Pengisian formulir bersifat mandatory dan harus dilakukan untuk proses daftar IMEI. Cukup isi data diri dan penerbangan apabila  hand carry dari luar negeri.

  1. Masukkan data rinci barang yang dibeli

Detil data yang perlu dimasukkan ke dalam istem adalah merek, tipe, dan jangan lupa nomor IMEI dari ponsel tersebut. Tak hanya ponsel, komputer genggam dan tablet juga perlu dimasukkan ke dalam sistem untuk proses registrasi IMEI.

  1. Simpan Formulir setelah semua selesai dilakukan

Tahap akhir dari proses registrasi IMEI ini adalah proses simpan formulir dengan klik Complete. Nah, kalian sudah resmi terdaftar dalam proses daftar IMEI tersebut. Mudah bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published.