insektisida alami

Need Natural Insecticide without Chemical? Try This One!

insektisida alami

 

Kw: natural insecticide

 

Berkebun di rumah adalah hal yang sangat menyenangkan, apalagi di masa pandemi seperti saat ini. Tidak hanya memberikan pasokan sayuran dan buah-buahan ke rumah, berkebun juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental Anda. Berkebun di rumah pun memberikan serangkaian tantangan bagi Anda, mulai dari cuaca, gulma, serangga, hingga kesuburan tanah dan kondisi tanaman.

Namun, tentu saja hasilnya sebanding dengan usaha Anda merawatnya. Terkait hama dan serangga yang kerap menyerang tanaman, seringkali pilihan solusi yang diambil adalah menggunakan produk-produk insektisida, herbisida, pestisida, maupun pupuk yang sudah ada di pasaran.

Akan tetapi, produk-produk tersebut seringkali meragukan karena bisa saja mengandung toksin yang berbahaya bagi tanaman dan Anda sendiri. Nah, solusinya, mengapa tidak membuat insektisida sendiri di rumah? Bahan-bahannya mudah didapat, yakni sebagian besar sudah ada di dapur rumah Anda.

Dilansir dari Treehugger, berikut beberapa insekstisida alami yang bisa dibuat sendiri di rumah.

  1. Semprotan minyak sayur Insektisida buatan sendiri yang terbuat dari minyak sayur yang dicampur dengan sabun lembut dapat berdampak buruk pada serangga tertentu yang mengganggu, seperti kutu daun, tungau, thrips, dan lain sebagainya.

 

Untuk membuat insektisida semprotan minyak ini, campur satu cangkir minyak sayur dengan satu sendok makan sabun. Tutup botol semprot dan kocok sampai merata.

 

Lalu, setelah siap diaplikasikan, tambahkan dua sendok teh campuran semprotan minyak dengan satu liter air, kocok hingga bersih, dan semprotkan langsung ke permukaan tanaman yang dipengaruhi oleh hama kecil.

 

Minyak melapisi tubuh serangga, secara efektif membuat mereka tercekik, 2 karena menghalangi pori-pori tempat mereka bernapas.

 

  1. Semprotan air sabun

Pestisida buatan sendiri yang sangat mirip dengan semprotan minyak adalah semprotan air sabun, yang juga efektif untuk mengendalikan tungau, kutu daun, lalat putih, kumbang, dan serangga kecil lainnya.

Untuk membuat insektisida semprotan sabun dasar, campurkan satu setengah sendok teh sabun cair lembut dengan satu liter air, dan semprotkan campuran tersebut langsung ke permukaan tanaman yang terinfeksi. Insektisida semprotan air sabun bekerja dengan cara yang sama seperti pestisida semprotan minyak, dan dapat diterapkan seperlunya.

Namun, selalu disarankan untuk tidak mengaplikasikannya di siang hari yang terik, melainkan di malam hari atau pagi hari.

 

  1. Semprotan minyak nimbi

Minyak yang diekstrak dari biji pohon nimba merupakan insektisida alami yang ampuh, yang mampu mengganggu siklus hidup serangga di semua tahap, baik dewasa, larva, dan telur.

Minyak nimba bertindak sebagai pengganggu hormon dan sebagai “antifeedant” untuk serangga yang memakan daun dan bagian tanaman lainnya.

Minyak nimba dapat terurai secara hayati dan tidak beracun bagi hewan peliharaan, burung, ikan, dan satwa liar lainnya, serta efektif melawan berbagai hama serangga taman yang umum, serta menjadi fungisida alami yang dapat memerangi jamur bubuk dan infeksi jamur lainnya pada tanaman.

Untuk menggunakan minyak nimba sebagai insektisida, mulailah dengan campuran dasar dua sendok teh minyak nimba dan satu sendok teh sabun cair lembut yang dikocok dengan satu liter air, lalu disemprotkan ke tanaman yang terkena.

Minyak nimba juga dapat digunakan secara preventif dengan cara menyemprotkan daun tanaman yang sering dirusak oleh hama, sebelum benar-benar diserang.

 

  1. Tanah diatom

 

Zat alami ini terbuat dari batuan sedimen yang dibuat oleh fosil alga (diatom), dan merupakan sumber daya yang cukup melimpah.

Tanah diatom dikatakan menyusun 26 persen berat kerak bumi. Tanah diatom memiliki sejumlah kegunaan di dalam dan di sekitar rumah, dan bertindak sebagai insektisida alami hanyalah salah satunya.

Bahan ini bekerja bukan dengan meracuni atau membekap serangga, tetapi berdasarkan kualitas abrasifnya dan afinitasnya untuk menyerap lipid (zat lilin) dari kerangka luar serangga, yang kemudian membuat mereka dehidrasi hingga mati.

Untuk mengaplikasikannya, cukup bersihkan tanah di sekitar tanaman Anda, atau bahkan taburkan di dedaunan, yang akan membantu mengendalikan siput dan siput serta serangga merayap lainnya. Karena sifatnya yang kering, agar menjadi pestisida alami yang efektif, tanah diatom perlu diaplikasikan kembali setelah setiap hujan.

 

  1. Semprotan air bawang putih

Bawang putih terkenal karena aromanya yang menyengat, yang lezat bagi sebagian orang namun menolak yang lain, dan aroma kuat inilah yang berperan saat digunakan sebagai insektisida alami.

Sebenarnya, tidak begitu jelas apakah semprotan bawang putih dan semprotan cabai adalah insektisida atau lebih mungkin pengusir serangga. Namun, bahan dapur umum ini dapat digunakan untuk merobohkan, atau bahkan melumpuhkan, infestasi serangga di kebun.

Untuk membuat semprotan bawang putih , ambil dua umbi utuh (bukan hanya dua siung) dan haluskan dalam blender atau food processor dengan sedikit air. Biarkan campuran itu semalaman, lalu saring ke dalam stoples liter, tambahkan satu setengah cangkir minyak sayur (opsional), satu sendok teh sabun cair lembut, dan air yang cukup untuk mengisi stoples.

Untuk menggunakan insektisida buatan sendiri ini, gunakan satu cangkir campuran dengan satu liter air dan semprotkan banyak-banyak pada tanaman yang terserang.

 

  1. Semprotan air cabai

Mirip dengan semprotan bawang putih, semprotan air cabai adalah pengusir serangga alami buatan sendiri yang hebat yang dapat digunakan untuk berbagai hama yang berbeda. Semprotan cabai dapat dibuat dari paprika segar atau bubuk cabai.

Untuk membuat semprotan cabai dasar dari bubuk merica, campurkan satu sendok makan bubuk cabai dengan satu liter air dan beberapa tetes sabun cair lembut. Campuran ini dapat digunakan dengan kekuatan penuh pada daun tanaman yang terkena. Untuk membuat semprotan cabai dari paprika segar, haluskan atau haluskan satu setengah cangkir paprika dengan satu cangkir air, lalu tambahkan satu liter air dan didihkan.

Diamkan hingga dingin, lalu saring bahan cabai tersebut, tambahkan beberapa tetes sabun cair ke dalamnya dan semprotkan sesuai keinginan.

 

  1. Semprotan air daun tomat

Tanaman tomat mengandung alkaloid bernama “tomatine”, yang secara efektif dapat mengendalikan kutu daun dan serangga lainnya. Untuk membuat semprotan daun tomat sebagai insektisida alami, potong dua cangkir segar daun tomat yang bisa diambil dari bagian bawah tanaman ke dalam satu liter air, dan biarkan semalaman. Saring bahan tanaman dan semprotkan ke dedaunan tanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.