Home   Pojok Syariah   WELCOME TO TEMBORO

WELCOME TO TEMBORO

Ada apa di Temboro ? Kok ramai-ramai orang datang ke sana. Ternyata ada al Fatah, ponpes yg sudah tak asing lagi di mata umat Islam. Sejak kepergian KH Uzairon Rahmatullah alaih, Alfatah semakin “giat dan menggeliat” , karena dipegang oleh pelanjutnya, KH Alfatah, KH Ubaidillah, KH Nur Thohir, dan juga generasi ketiga yg sdh dipersiapkan, kemajuan mana ditandai dengan semakin banyaknya pertambahan santri baru, bukan saja dalam negeri tapi dari manca negara.

Masyarakat Madani yang diidam-idamkan sudah mulai terwujud di Temboro. Kalau mau cari komunitas dengan suasana Islami, datanglah ke Temboro. Begitu masuk di stasiun Maospati, anda sudah menyaksikan kaum hawa dengan hijab dan lelaki bergamis dan bersorban. Mesjid2 lima waktu mulai penuh dengan solat berjemaah, padahal itu di luar pesanteren. Karena para santeri dan guru Al Fatah, pada waktu2 tertentu mengajak/merangkul warga kampung utk memakmurkan dan terlibat dalam usaha kemashlahatan masjid/warga.

Kemudian jika masuk ke dalam ponpes yg luasnya lebih dari 50 ha, maka anda akan terkagum-kagum melihat settingan/tata letak yg diatur sedemikian rupa, shg ada masjid di Trangkil yang berfungsi sebagai markas dakwah, ada madrasah tsanawiyah/aliyah, ada madrasah tahfidz dan alim, ada dauroh hadis dsb. Ada lagi lapangan bola, kolam renang, tempat latihan memanah dan berkuda, tempat latihan seni bela diri, bagi tamu2 khusus ada ruangan khowas utk memudahkan keperluan ibadah mereka, juga tersedia Homestay bagi yg memerlukan.

Para santrinya yg sdh ribuan lulus hafidz/hafidzah, alim/alimah,da’i/da’iyah kini bertebaran diberbagai tempat dalam/luar negeri.Meteka membuka cabang2 madrasah dan mengajar agama di berbagai tempat.
Yang paling membludak lagi adanya rencana pertemuan para Da’i se Indonesia, pada 4-5-6 Agustus 2017 ini, di sini. Tenboro sebenarnya bukan pertama kali membuat pertemuan/ijtima besar, tahun 2003-2007 (selama 4 tahun) berturut-turut, Temboro sukses sebagai tuan rumah ijtima para da’i se Indonesia.

Nah, kali ini Temboro lebih siap lagi menerima tamu Allah, para da’i seluruh alam. Kehadiran jamaah, penanggung jawab dakwah se Indonesia diperkirakan hadir 20.000 sd 30.000 orang. Para masyaikh dan ulama juga ikut memberi semangat dan nasehat, karena mereka akan diberangkatkan berdakwah, 40 hari dan 4 bulan, dan akan bergerak di dalam dan luar negeri. Jamaah yg oleh sebuah majalah di Tel Afif dijuluki “The Monster of Islam”, itu, akhir-akhir ini semakin marak dan medapat sambutan hangat dan muhabbah dari masyarakat. Marhaban ya dhuyufunaa……

Oleh : Abdurrahman Lubis

One Comment so far:

  1. apakah paitia di tmbora sudah menyiapkan segala sesuatunya..?
    apakah selama berlangsungnya kegtan ini sudah di siapkan tempat penginepan..?
    terlebihdahulu sudah di siapkan kah tempat ornag beribadah solat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get Best Services from Our Business.