Home   Unit Usaha Tas dan Produk Batam   Tas Magetan Versus Tas Batam

Tas Magetan Versus Tas Batam

Tas Batam Yuni

Tas Batam Yuni

Tahun 2002 saya pertama kali ke Batam dan pernah tinggal selama 2 tahun disana, Batam masih dikenal sebagai kawasan industri terkemuka di tanah air. Berbagai kawasan industri seperti BIP, Panbil  dsb. hadir di sana dengan puluhan dan ratusan pabrik khususnya yang memproduksi barang atau komponen elektronik  yang mendukung ikon Batam sebagai kawasan industri. Waktu itu Tas Batam belum populer seperti sekarang atau bahkan belum pernah saya dengar selama saya disana.

Setelah 10 tahun tidak mengikuti perkembangan Batam dan kemudian ketemu kawan lama yang masih di Batam membuat kisah menarik bahwa Batam, dalam satu dekade terakhir kini juga dikenal sebagai kota sejuta tas. Tas Batam sudah sedemikian populer saat ini dengan penjualan yang sangat masif melalui jaringan online.

Biar makin paham bagaimana strategi pemasaran Tas Batam bisa berkembang sedemikian cepat, kami pun gabung dalam kelompok pemasar online tas batam tersebut. Menurut informasi yang saya dapat produk tas semi ori tersebut adalah impor dari China dan dipasarkan di tanah air, selain melalui toko tas disana, sebagian besar dengan sistem online melalui media sosial dan juga grup WA maupun BBM..Walhasil, cara ini membuat Batam punya ikon baru sebagai kota sejuta Tas, walaupun pabrik tas bukan di Batam.

Sentra Kerajinan kulit Jl. Sawo Magetan

Sentra Kerajinan kulit Jl. Sawo Magetan

Bagaimana dengan Tas, Sepatu dan Hasil Kerajinan Kulit Magetan?

Saya lahir dan besar di Magetan. Mengenai industri kerajinan khususnya kulit saya dapat info dari bapak saya waktu masih dinas di Disperindag.  Tentu saja sedikit banyak terkait dengan urusan kerajinan kerajinan kulit di Magetan tersebut, apalagi dengan keberadaan Lingkungan Industri Kecil disana.

Sejak tahun 1991 setidaknya saya sudah kenal dengan produk kerajinan kulit Magetan.

Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan mencatat, terdapat sekitar 135 unit industri kecil penyamakan kulit baik secara kimia maupun nabati di kabupaten Magetan.

Ke-135 unit industri penyamakan kulit tersebut terbagi di tiga sentra, yakni 48 unit penyamakan kulit secara kimia terdapat di kawasan Lingkungan Industri Kulit (LIK) Kelurahan Ringinagung, Kecamatan Magetan. Kemudian, 43 unit penyamakan kulit secara nabati terdapat di Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, dan 44 unit penyamakan nabati di Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo.

Selain sebagai kota wisata Magetan juga dikenal dengan industri kerajinan kulitnya. Hal ini di buktikan dengan melimpahnya pengunjung sentra industri kerajinan kulit ini di setiap hari libur. Kita menyaksikan begitu banyak kendaraan yang singgah di seputar wilayah sentra industri ini terutama pada saat liburan mulai dari sekedar mengagumi hingga sengaja berbelanja.

Bagi para pengunjung rasanya tak lengkap jika kunjungannya di Kota Magetan tak singgah di tempat ini. Tak hanya wisatawan domestik namun wisatawan mancanegara seakan penasaran untuk dapat menikmati dan memiliki produk yang unggulan dari kota ini.

Berbagai jenis  produksinya antara lain tas, sepatu, sandal, ikat pinggang, jaket, topi, dan lain-lain. Bahan baku : kulit merah (kulit Sapi, kulit Domba, Kambing dan lain-lain). Hasil proses produksi : kulit box, kulit jok, kulit domba/kambing dan lain-lain, dapat sentra industri kulit di Jalan Sawo Kelurahan Selosari.

Sentra Kerajinan kulit Jl. Sawo Magetan

Sentra Kerajinan kulit Jl. Sawo Magetan

Kualitas produk kulit Magetan sudah tidak perlu dikhawatirkan lagi, hal ini terbukti dengan semakin banyaknya pengunjung dan pedagang-pedagang yang mengambil produk dari wilayah ini untuk dipasarkan kembali di wilayah-wilayah kota lain , luar jawa, hingga mancanegara.

Sentra Kerajinan kulit Jl. Sawo Magetan

Sentra Kerajinan kulit Jl. Sawo Magetan

Namun apakah kerajinan kulit Magetan cukup popuer di luar Magetan layaknya Tas Batam? Saya tidak tahu persis. Tapi kalo dengar cerita teman di Batam yang biasa ngambil tas dari pedagang besar yang omzetnya milyaran, mestinya kerajinan kulit Magetan belum sepopuler Tas Batam. Padahal kerajinan kulit Magetan lahir dan ada sejak lama, bahkan sejak saya SMP Tahun 1990 an saya sudah kenal, sedangkan Tas Batam, bahkan saat saya bekerja di sana pun Tahun 2002, Tas Batam itu belum pernah saya dengar.

Sentra Kerajinan kulit Jl. Sawo Magetan

Sentra Kerajinan kulit Jl. Sawo Magetan

Apa yang jadi pembeda akselerasi kedua produk tersebut?

Tas Batam fokus pada pemasaran, mereka bukan pabriknya

Kerajinan Magetan, bertindak sebagai produsennya sekaligus pemasarannya dan sedikit banyak sebagai pelengkap cinderamata wisatawan yang pulang dari Sarangan

Tas Batam sangat masif dalam pemasaran digital, sedang kerajinan kulit Magetan belum terlalu masif (saya pernah mencari info untuk memasarkan kerajinan kulit Magetan seperti model Batam namun susah mencari yang bisa dijalankan dengan cara seperti itu)

Apakah Tas Batam cocok dibandingkan dengan kerajinan kulit Magetan?

Secara produk tidak cocok karena bahan, model dan tujuan penggunaanya beda, namun dari sisi pemasaran, ada baiknya belajar dari yang omzetnya lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get Best Services from Our Business.