Home   WHS Content Management   Contoh Artikel 900 Words   Ria Irawan: Kanker Bisa di Lawan dengan Membuat Sel-selnya Lapar dan Mati

Ria Irawan: Kanker Bisa di Lawan dengan Membuat Sel-selnya Lapar dan Mati

 

Belum lama dunia hiburan Tanah Air kehilangan sosok Yana Zein akibat kanker yang diderita, kini giliran Julia Perez yang menyusul kepergian Yana akibat hal serupa. Kanker memang penyakit yang mengerikan dan mematikan. Namun, buk

Ria Irawan: Lawan Kanker dengan Cara Melaparkan Sel-selnya

Ria Irawan: Lawan Kanker dengan Cara Melaparkan Sel-selnya

an berarti penderitanya gak bisa melawan penyakit ini, Feedies. Ria Irawan, aktris senior yang juga menderita kanker dan teman dari Julia Perez, berbagi tips soal cara efektif melawan penyakit ini.

Jagat hiburan Indonesia kembali dirundung duka. Setelah aktris Yana Zein yang berpulang, kini giliran Yuli Rahmawati alias Julia Perez menyusul. Kedua bintang layar kaca ini meregang nyawa akibat penyakit kanker yang diderita. Bedanya, di penghujung usianya, Yana menderita kanker payudara, sementara Jupe, panggilan akrab Julia Perez, menderita kanker serviks.

Aktris kawakan Indonesia, yang juga teman dari Jupe dan tengah menderita kanker kelenjar getah bening, Ria Irawan, berbagi kisah soal penyakit ini, Feedies. Lewat status Facebook-nya yang diunggah dua tahun silam, Ria ngasihtahu cara efektif untuk melawan kanker. Ia menulis,

“Cara efektif untuk melawan kanker adalah dengan MELAPARKAN sel-sel kanker dengan cara tidak memberikan makanan yang dibutuhkan dengan berkali-kali.”

Ria mengatakan, untuk melaparkan sel-sel tersebut, penderita kanker harus mengetahui dulu apa yang menjadi makanan sel kanker. Berdasarkan postingan Facebook-nya tersebut, ini makanan yang boleh dan gak boleh dikonsumsi penderita kanker.

Gula

Ini adalah makanan sel kanker. Dengan mengurangi gula, berarti juga mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Ria menyebut, pengganti gula yang bukan dibuat dengan aspartam dan itu juga berbahaya. Pengganti yang lebih natural, kaya dia, yaitu madu manuka atau tetes, tapi dalam jumlah yang sedikit.

Garam meja yang berwarna putih dalam pembuatannya memiliki tambahan kimia juga. Alternatif yang lebih baik adalah aminos bragg atau garam laut.

Susu

Susu membuat tubuh memproduksi mucus, terutama di saluran gastro-usus. Sementara kanker makan pada lendir. Dengan mengurangi susu dan menggantinya dengan susu kedelai tawarm sel kanker akan kelaparan.

Daging Sapi dan Babi

Sel-sel kanker berkembang baik di lingkungan yang tinggi asam. Diet berbasi daging sangat tinggi kadar asamnya dan yang terbaik adalah dengan mengonsumsi ikan, sedikit ayam, dan kurangi makan daging sapi atau babi. Ia berkata, daging juga mengandung antibiotik ternak yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita kanker.

Terlebih, protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim pencernaan. Daging yang gak tercerna akan tersisa dalam usus dan membusuk. Ini menyebabkan penumpukan yang lebih beracun.

Sementara itu, dinding sel kanker memiliki penutup protein yang tangguh. Dengan menghindari makanan mengandung daging dapat membebaskan enzim untuk menyerang dinding protein sel kanker dan membiarkan pembunuh sel dalam tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Jus Sayur

Nah, ini yang dianjurkan, Feedies, yakni jus sayur segar. Diet yang 80 persen berbasis sayuran segar, jus, gandum pekat, kacang-kacangan, dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam lingkungan alkalin. Ria menyebut, sekitar 20 persen bisa diperoleh dari makanan matang termasuk kacang.

Ia melanjutkan, sayur segar menyediakan enzim hidup yang mudah diserap dan mencapai ke tingkat sel dalam waktu 15 menit untuk memelihara dan meningkatkan pertumbuhan sel sehat. Untuk memperoleh enzim hidup untuk membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah dua atau tiga kali sehari. Enzim rusak pada temperature 104 derajat Fahrenheit (40 derajat Celsius).

Kopi, Teh, dan Cokelat

Hindari kopi, teh, dan coklat karena mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau merupakan alternatif yang lebih baik dan memiliki sifat melawan kanker. Sementara untuk airnya, Ria menyarankan penggunaan air murni atau yag telah dirsaring untuk menghindari racun dan logam berat. Hindari juga air suling yang asam.

Beritahu saudara atau temanmu yang tengah berjuang melawan kanker untuk menghindari makanan di atas dan juga memperbanyak makan sayuran dan buah segar. Satu informasi dari kamu sangat berarti, lho.

 

Referensi: http://www.feedme.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get Best Services from Our Business.