Home   Pojok Bugar dan Sehat   BEKERJA DENGAN DASAR IMAN

BEKERJA DENGAN DASAR IMAN

Dunia kerja kita diwarnai oleh persaingan dengan teman. Tak jarang persaingan itu menyisakan permusuhan. Coba perhatikan, bagaimana kita baper ketika bersaing. Urusan pekerjaan pun bisa menjadi urusan pribadi. Hubungan dengan teman menjadi runyam karena persaingan.

Tapi, ada jenis persaingan yang tidak menimbulkan keburukan seperti itu. Yaitu persaingan antara kita dengan diri sendiri. Tak kan ada orang yang keberatan soal itu. Karena tentu saja, tidak ada kepentingan orang lain yang terancam. Tetapi, apa gunanya bersaing dengan diri sendiri? Nah. Disitulah uniknya.

Banyak orang yang mengira bahwa untuk mencapai puncak prestasi, kita mesti bersaing dengan orang lain. Sedikit yang memahami bahwa pesaing terbesar kita itu bukan orang lain. Melainkan diri kita sendiri. Tengoklah, siapa yang paling potensial menghambat pergerakan kita?

Bukankah kita sendiri yang sering terhenti karena kemalasan? Bukankah batin kita sendiri yang suka bilang ‘jangan’ lalu kita tidak jadi melakukan hal penting? Dan, bukankah diri kita sendiri yang suka mengatakan ‘sudah cukuplah. Ngapain nambahin kerjaan. Bayaranya gak nambah kok. Cuman dapet capenya doang?’

Kita loh yang sering menghambat pertumbuhan diri kita itu. Bukan orang lain. Jadi, bukan orang lain yang menghalangi kita untuk maju. Bukan orang lain pula yang menjegal perjalanan kita menuju perbaikan. Diri kita sendiri.

Rasulullah SAW sudah menasihatkan bahwa “Jihad yang paling besar itu adalah melawan diri sendiri.” Dalam pustaka kekinian, ini yang disebut ‘personal improvement’.

Jika kita percaya bahwa diri kita itu unik, maka agak absurd yah kalau kemudian kita berkiblat pada orang lain lalu berusaha untuk berkembang dengan cara menjadikan orang itu sebagai model.

Jika kita percaya bahwa kapasitas diri kita berbeda dengan orang lain, maka aneh jika kemudian kita menjadikan orang lain sebagai patokan. Saya tidak membahas tentang ‘bagaimana kalau kapasitas orang lain lebih tinggi sehingga tidak fair kalau menuntut diri kita untuk seperti mereka’ loh.

Justru saya khawatir jika sebenarnya Alloh kasih kita kapasitas yang lebih tinggi dari mereka sementara ketika sampai di level kebanyakan orang; kita berhenti saja. Padahal, boleh jadi masih banyak kapasitas diri kita yang belum dieksplorasi.

Ini jelas berpengaruh pada sikap kerja kita. Misalnya, kita suka bilang sudah kerja sama kerasnya dengan orang lain tapi imbalannya kok nggak sama. Lalu, kita bilang percumalah kerja bagus. Bossnya diskriminatif. Itu pertanda bahwa kita sedang bersaing dengan otoritas boss. Bukan dengan diri sendiri.

Atau,”Gue kerja lebih banyak dari orang lain. Tapi gajinya ya sama aja.” KGKSS. Kerja Gak Kerja Sama Saja! Alias PGGAB – Pinter Goblok Gak Ada Bedanya. Kemudian kita pun menurunkan kualitas pekerjaan.

Padahal. Bekerja merupakan cerminan rasa syukur kepada Alloh SWT atas anugerah potensi dan kapabiliti yang Dia berikan kepada kita. Bukan soal mencari imbalan semata. Benar kita butuh bayaran. Tapi itu sekedar syarat untuk mengikat kita pada komitmen terhadap sebuah pekerjaan. Biar kita mau masuk kantor. Tapi hakikat pekerjaan adalah berkarya untuk memberi manfaat pada dunia.

Karena bekerja itu adalah perintah Alloh ta’ala sebagaimana firman-Nya dalam surah At-Taubah ayat 105: “Bekarjalah kamu. Maka Alloh dan Rasul-Nya beserta orang-orang yang beriman akan melihat pekerjaan kamu…”

Jadi bukan demi bersaing dengan orang lain bekerja itu. Melainkan manifestasi dari keimanan. Sedangkan bayarannya, Alloh yang menentukan. Yang dibayarkan melalu jalan dan cara yang Dia inginkan. Jadi bukan lewat transferan yang sudah kita tahu bakal datang setiap tanggal 25 itu loh.

Bukan. Ini bukan bayaran yang itu. Bayaran Alloh yang ini, dikhususkan bagi mereka yang bekerja dengan dasar iman. Yaitu, bayaran yang sampainya kepada kita; melalui arah yang tidak disangka-sangka. Insya Alloh ya. Ayo kita sama-sama aminkan.

Selamat hari Jumat sahabat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
Office: Wisma GKBI 39th Fl. 0812-1989-737

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get Best Services from Our Business.