AKHLAQ DALAM BERBISNIS

 

SEJARAH DAN FAKTA
لقد كان لكم في رسول الله اسوة حسنة لمن كان يرجواالله واليوم الاخير وذكر الله كثيرا
Artinya : Sungguh pada diri Rasulullah ada teladan yang terbaik bagi siapa saja yg mengharap (Ridho) Allah dan yakin akan datangnya hari akhir serta bagi orang yang banyak berzikir ( QS. Al Ahzab 21 ).

 

1. Nabi Muhamad saw sebelum diangkat menjadi Nabi dan Rasul beliau menjadi seorang pemuda pengusaha sukses. Bisnis beliau menjalankan bisnis dengan pola sinergy dengan seorang saudagar wanita kaya raya Qurays bernama Khadijah. Dalam perjalanan bisnis beliau tidak pernah mengalami kerugian sama sekali padahal beliau mengawali bisnisnya dari usia beliau yang masih belia yang secara logika belum banyak pengalaman. Kerjasama bisnis dengan Khadijah semakin kuat dan memberi keuntungan yang besar bagi kedua belah pihak, sehingga akhirnya Khadijah jatuh hati kepada beliau dan akhirnya beliau dilamar untuk jadi suaminya. Saat pernikahan Nabi Muhamad saw memberi mahar sebanyak 20 atau ada juga mengatakan 100 ekor unta merah. Unta merah saat itu adalah icon alat transfortasi termahal, kalau saat ini barangkali seperti mobil Ferrari…silahkan hitung sendiri kira2 duitnya😄😄

AKHLAQ DALAM BERBISNIS
AKHLAQ DALAM BERBISNIS

2. Abu Bakar RA, Umar Bin Khattab, Usman bin Affan atau khulafur Rasyidin juga adalah pengusaha sukses.

3. Abdurrahman bin Auf dan banyak shahabat yang lain yang juga sangat sukses dalam bisnisnya, beliau juga tidak pernah mengalami kerugian sama sekali dalam karir bisnisnya, bahkan beliau pernah berkata ” Sungguh kulihat diriku, seandainya aku mengangkat batu niscaya kutemukan di bawahnya emas dan perak!” Ini sebuah pernyataan yang menunjukkan tentang apapun yang beliau lakukan pasti akan mendatangkan keuntungan.

4. Abu Hanifah beliau adalah salah satu dari Imam Madzhab yang empat. Beliau adalah pengusaha sukses dalam bidang sandang. Dan banyak lagi fakta sejarah lainnya.

APA RAHASIA KESUKSESAN MEREKA ?

Umar Bin Khattab mewariskan 11 triliunan ketia beliau wafat sedangkan Abdurahman Bin Auf hartanya melebihi kekayaan seluruh shahabat.

Umar mewariskan 11 Triliun ketika beliau wafat.
Dikisahkan Abdurahman Bin Auf hartanya melebihi seluruh sahabat. Salah satu contoh data beliau dalam membagi bagi hartanya adalah beliau menyumbangkan hartanya dengan sembunyi-sembunyi atau terang-terangan antara 40 ribu dirham, 40 ribu dinar, 200 uqiyah emas, 500 ekor kuda, dan 1.500 ekor unta. Beliau menyantuni 100 veteran Perang Badar yang masih hidup sebesar 400 dinar per orang. Itu jumlah yang sangat besar baaaanget lho… Ini Harta …itu Chash lho, bukan Omzet.
Padahal yang dijual juga nggak macam-macam. Ada yang jual kain, ada yang jual madu, ada yang jual hewan ternak, ada yang jual hasil kebun.
Menariknya, mereka dulu nggak pakai ilmu COPYWRITING , HIPNOWRITING, CROSS SELLING dan ING ING lainnya. Kok bisa begitu? Ya, mungkin mereka nggak pakai ilmu itu karena mereka nggak jualan Online….😄😄😄
Tapi serius. . . .
Pencapaian bisnis Rasul dan Para Sahabat itu bukan pencapaian yang biasa tapi sangat luar biasa….DI DUNIA RIZEKI LAPANG…MASUK SORGA GAMPANG….

APA RAHASIANYA ….HALLO….HALLO…HAY…!!!

Kesuksesan mereka apakah STRATEGINYA …apakah ACTIONNYA , apakah MANAGEMENTNYA, apakah apakah. . . .? 😇😇😇

Tapi memang, ada yang dimiliki Rasul dan para sahabat yang tidak dimiliki banyak penjual.
Apakah itu? Itu adalah “AKHLAQ” Saat berbisnis, Rasul akhlaknya terpuji, sahabat pun begitu.

Bisnis bukan hanya tentang strategi.
Bisnis bukan hanya tentang jual beli.
Bisnis juga butuh akhlak.

Siapa sih pembeli yang tidak suka, jika sikap penjualnya terpuji?
Sebaliknya, tidak ada pembeli yang suka jika sikap penjual seenaknya.
Kita jualan, yang butuh pembeli itu adalah kita.
Jadi janganlah jadi penjual yang ketus, sombong, angkuh, pamer. Allah nggak suka.
Beli nggak beli, ramah ke semua orang itu harus menjadi sikap kita.

Sekarang masyaAllah.
Ada orang berjualan, yang broadcast sembarangan, ada juga yang nembak produk dan designnya, ada yang nyulik-nyulik grup semaunya, dan hal-hal keji lainnya.

Promosi via Broadcast boleh, tapi ada aturannya.
Mau masukin orang ke grup boleh, via UNDANGAN, bukan langsung dijebloskan.
Ngetag ke dagangan kita juga harus ijin orangnya dulu, jangan sampai dia jadi terganggu.

BISNIS PERLU ADAB DAN AKHLAQ

Jika jalankan bisnis kecil saja nggak pakai akhlak, nggak pantas jalankan bisnis yang lebih besar.

Emak-emak Ini juga penyakit :
Janganlah engkau katakan pembeli itu PHP, bisa jadi cara jualan kita yang masih salah.
Janganlah engkau caci orang yang telat transfer, bisa jadi mereka ada keperluan.
Janganlah engkau hina-hina calon pembeli mu di status-status postinganmu.

Boleh punya ribuan strategi untuk jualan. Tapi pastikan terselip akhlak yang mulia disana.
Omzet hanya angka…Ada yang lebih bernilai dari itu…..Yakni pahala.
Kita lebih butuh pahala dibanding jualan kita laris. Dan lebih enak jika jualan kita laris juga berbuah pahala. Ia apa Gak shahabat …

Jadilah penjual yang punya akhlak.
Ini juga jadi pengingat diri sendiri.
Kita bisa mncontoh ahlaq rasululloh saw…
Muhammad saw sdh dpt julukan Al amin,ketika usia muda..yakni yg terpercaya,jujur dan amanah

BAGAIMANA SUDAH DAPAT KESIMPULAN APA RAHASIANYA….?

Random Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*