Home   Pojok UMKM   4 Kisah Fantastis Sang Pelopor AirAsia di Dunia Penerbangan

4 Kisah Fantastis Sang Pelopor AirAsia di Dunia Penerbangan
4 Kisah Fantastis Sang Pelopor AirAsia di Dunia Penerbangan
4 Kisah Fantastis Sang Pelopor AirAsia di Dunia Penerbangan

4 Kisah Fantastis Sang Pelopor AirAsia di Dunia Penerbangan

Air Asia dikenal sebagai pelopor penerbangan murah dengan slogan unik dan membekas di benak pelanggan penerbangan murah “everyones can fly”.  Berkat tangan dingin “sang maestro” Tony Fernandes mampu menyulap mimpi jutaan orang untuk bisa terbang menjadi kenyataan. Kisah tragis penerbangan QZ 8501 yang jatuh ke perairan tidak juga menyurutkan pamor maskapai bertarif murah ini untuk tetap menjadi rujukan utama pelanggannya.

Tahukah anda beberapa kisah fantastis dibalik sukses sang pelopor Air Asia tersebut? Simak uraian menarik dari hellopets berikut ini:

  1. Harga beli Air Asia hanya Rp 3600

Saat Tony Fernandes membeli Air Asia DRB-Hicom perusahaan tersebut hanya punya 2 pesawat dan terlilit hutang yang sangat besar. Dengan terpaksa DRB-Hikom melepas perusahaannya dengan harga cuma 1 ringgit atau setara Rp. 3600 kepada Tony pada tahun 2001. Sebuah keputusan gambling namun visioner diambil oleh Tony Fernades saat orang pada takut naik pesawat akibat peristiwa 9/11.

Tahukah anda bahwa tidak sampai 10 tahun, maskapai yang awalnya bangkrut dililit hutang dan hanya mempunyai 2 pesawat tersebut kini punya lebih dari 30 pesawat dengan ratusan rute penerbangan, dan meraup untung ratusan milyar. Sang Maestro Tony Fernandes dibalik sukses besar Air Asia

  1. Fernandes, dari Bola menuju Pesawat Terbang

Bisnis utama Tony awalnya adalah sepakbola. Queen’s Park Rangers (QPR) dan Team Lorus yang berkompetisi di Formula One adalah 2 klub di Liga Inggris yang dimiliki Tony. Insting bisnis Tony langsung bekerja saat melihat peluang bisnis di sector penerbangan punya prospek bagus dan momen yang tepat saat melihat Air Asia di jual.

Selain memiliki AirAsia, Fernandes juga bos salah satu klub Liga Inggris

Kini, majalah forbes, sampai februari 2015 Tony  mempunyai kekayaan sebesar US$ 650 juta atau sekitar Rp 8 triliun (kurs: Rp 12.422/US$) dan menjadi orang terkaya nomor 28 di Malaysia.

  1. Mengapa AirAsia bisa murah?

Orang sering bertanya, mengapa Air Asia bisa murah? Apakah aman terbang bersama Air Asia dengan fasilitas yang lumayan? Filosofi bisnis Air Asia adalah “lebih banyak di udara daripada di darat” dan “efisien biaya operasional”. Dengan lebih banyak terbang, maka pendapatan makin besar, sementara biaya operasional bisa dihemat dengan beberapa terobosan misalnya check-in mandiri.

AirAsia adalah maskapai dengan tarif rendah terbaik di dunia versi Skytrax tahun 2014 sebagai jaminan standar kenyamanan dan keselamatan penerbangan.

  1. Berani melangkah saat semua maskapai takut bergerak

Air Asia adalah satu-satunya maskapai yang berani ke Bali waktu terjadi Bom Bali. Bahkan mereka membuat program fantastis kampanye Love Bali dengan diskon 95 % untuk 500 kursi yang membuat maskapai ini makin berkibar dan dipercaya publik.

  1. Hanya bermodalkan 2 pesawat

Siapa sangka jika perusahaan yang dibeli oleh Fernandez akan berkembangan sangat pesat hingga samapai saat ini, bahkan pada awal dibeli AirAsia hanya memiliki 2 pesawat dan warisan hutang yang begitu besar. Namun karena kelihaian sang pemiliknya kini AirAsia menjadi maskapi yang cukup disegani dan telah mempunyai 30 pesawat yang melayani lebih dari 100 tujuan dengan pelanggan tetap mencapai 35 juta orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get Best Services from Our Business.